Sunday, 21-07-2024
Peristiwa

Peduli Warga Denpasar Terdampak PPKM, Petani Songan Bagikan Paket Sayur

Denpasar | barometerbali – Dampak pandemi Covid-19 yang berlangsung 1,5 tahun ini menimbulkan krisis di berbagai bidang, seperti kesehatan, sosial, ekonomi dan budaya termasuk juga di sektor pangan di masyarakat khususnya di perkotaan.
Dampak yang terbesar di wilayah ibukota Pulau Bali yakni Denpasar. Hal ini pula mengetuk kepedulian salah satu petani sayur di Kawasan Songan, Kintamani Bangli untuk membagikan paket sayur gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Pembagian ratusan paket sayur gratis buat warga ini bukanlah kali pertama. Bahkan, dengan konsep petani berbagi hari ini kembali dilanjutkan tahap kedua dilakukan dibeberapa titik di wilayah Denpasar. Selain masyarakat yang membutuhkan, pembagian paket sayur secara gratis ini juga diberikan kepada puluhan wartawan (jurnalis).

Komang Sukarsana saat menyerahkan paket sayur untuk jurnalis (foto/BB)

Founder Rumah Bawang Songan Komang Sukarsana menyatakan pihaknya menginisiasi anggotanya dan petani yang berada di kawasan Desa Songan, Kintamani, Bangli untuk menyisihkan sebagian hasil panennya untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di perkotaan yang palinh terasa terdampak pandemi Covid-19. 

“Kami melihat yang menjadi krisis pangan itu di perkotaan, bukan di desa. Karena di desa selalu memiliki lahan yang bisa ditanam dan konsumsi sendiri. Inilah saatnya orang desa menolong warga di kota,” ujar Komang Sukarsana disela-sela membagikan paket sayur di Kubu Kopi, Hayam Wuruk, Denpasar, Sabtu (31/7/2021). 

Perlu diketahui, Rumah Bawang Songan merupakan kelompok petani Sari Pertiwi yang beranggotakan 22 orang dengan menggarap lahan 25 hektar dan menjadi mitra klaster binaan Bank Indonesia. Nah disaat pandemi virus yang berlangsung hampir 3 tahun belakangan ini dinilai sangat tepat bagi para petani untuk berbagi kepada masyarakat di perkotaan yang membutuhkan. 

“Kesan pahlawan pangan itu benar-benar terjadi. Dan petani tidak hanya jadi obyek peminta bantuan ke pemerintah, tetapi kita bisa memberi sumbangsih sedikit dari hasil kebun,” ungkap Komang yang juga owner Bali Arabika ini.

Komang Sukarsana (foto/BB)

Adapun paket sayur mayur gratis yang diberikan Komang, terdiri dari sawi putih, buncis, terong, labu siam, bumbu dapur, dan satu bungkus kopi bubuk arabika Kintamani.

“Kami sengaja memilih komposisi seperti ini, dengan memasak mereka bisa memanfaatkan waktu luang dan bisa memasak sesuai keinginan mereka. Harapan kami semoga kegiatan ini bisa memberikan sedikit sumbangsih ke kawan-kawan yang betul membutuhkan,” tandas Komang.

Pada tahap pertama, Kamang telah membagikan 150 paket sayur dibagikan di kawasan Ubud, Gianyar. Sementara hari ini dibagikan pada tiga titik wilayah Denpasar, seperti di Rumah Sanur, Kubu Kopi Hayam Wuruk, dan di Posko Urati Bali di Gatsu Timur. Tak sampai disini, selanjutnya kegiatan serupa akan berlanjut di wilayah lainnya. 

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberi inspirasi. Kita ketahui di Bali khan ada kelompok petani yang banyak berbicara tentang pertanian. Kita perlu aksi nyata mereka bisa menyumbangkan sedikit hasil panen mereka,” pungkas Komang menegaskan. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button