Friday, 19-07-2024
Peristiwa

Hujan Deras Robohkan Tembok Penyengker Semadi, Puing Longsoran Dibersihkan PJN

Tabanan | barometerbali – Tak disangka sebelumnya, hujan deras sejak dini hari membuat penyengker taksu (pagar tempat persembahyangan keluarga) dan tembok rumah Wayan Semadi longsor sepanjang 20 meter dengan ketinggian 10 meter, pada Kamis 5 Agustus 2021. Lokasi kejadian berada di sisi utara jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya Jl. Raya A. Yani di Br. Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kec. Kediri, Kab. Tabanan.
Longsor tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 04.00 Wita.

Informasi awal diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan dari kelian (kepala dusun) Dinas setempat pukul 06.00 Wita, selanjutnya mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) BPBD menuju lokasi kejadian.

“Tim kami di lapangan sudah bergerak melakukan pengecekan dan memberikan assesment hingga pukul 08.00 Wita,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan Trisna Widiatmika.

Terkait upaya penanggulangan, Trisna mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) karena jalur tersebut berada di lintasan jalan raya nasional.
“Kami segera menghubungi pihak badan pelaksana jalan nasional dan pihak lain yang terkait yang jaringan kabelnya yang mengalami kerusakan,” katanya.

Nampak di lokasi, tanah longsor juga merusak trotoar jalan dan jaringan kabel telepon. Puing-puing yang meluber ke badan jalan juga sudah dibersihkan. Petugas juga masih nampak sibuk memperbaiki kerusakan yang ada.
Ia menyebutkan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerusakan fisik akibat tanah yang labil. “Perkiraan kerugian kurang lebih 100 juta rupiah,” sebut Kasi Kedaruratan itu.

Sementara itu Pihak Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Bali, melalui Kepala Pengawas Lapangan PJN Wilayah III Provinsi Bali, Nyoman Sukarma Yasa melalui sambungan telepon menyatakan tim URC-nya sudah berada di lapangan dan mengerahkan alat berat. 

“Tim kami sudah bergerak membersihkan puing-puing yang masuk ke badan jalan dan sekarang eskavator sudah di lokasi longsor di KM 16+825 ruas Jl. A. Yani Abiantuwung. Terkait hal lebih lanjut akan kita informasikan segera,” ujarnya mengakhiri.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button