Sunday, 21-07-2024
Peristiwa

Vaksinasi Ibu Hamil Dimulai, Pemkab Badung Sasar 1.822 Orang

Mangupura | barometerbali – Vaksinasi pertama ibu hamil dilaksanakan Pemkab Badung melalui Dinas Kesehatan. Pelaksanaan vaksinasi ditinjau langsung Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Kadis Kesehatan dr I Nyoman Gunarta dan Direktur RSUD Mangusada dr I Ketut Japa di Gedung RSUD Mangusada, Kelurahan Kapal, Kec. Mengwi, Kab. Badung, Kamis (19/8).

Usai meninjau vaksinasi, Sekda Adi Arnawa menjelaskan, mulai Kamis ini, Pemkab Badung telah melaksanakan vaksinasi ibu hamil dan hari ini pula pemerintah pusat secara serentak menyelenggarakan vaksinasi bagi ibu hamil. Untuk target per hari ada 100 ibu hamil yang disasar vaksinasi.

“Untuk hari pertama kita sasar 100 ibu hamil dan ini akan dilakukan secara bertahap sampai semua ibu hamil di Badung kita vaksin,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai arahan Presiden RI serta petunjuk dari Menkomarves, Mendagri dan Menkes saat berkunjung ke Bali, sudah jelas bahwa sasaran vaksinasi diprioritaskan bagi yang komorbid dan ibu hamil. Dengan harapan sedikit demi sedikit ada penurunan kasus positif Covid-19 di Bali.

“Hal ini tidak terlepas dari dukungan semua masyarakat yang taat menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi,” tambahnya.

Sementara menurut dokter kandungan RSUD Mangusada dr Sumardi, SpOG bahwa ibu hamil baik mendapatkan vaksin pada umur kehamilan 14 minggu sampai 33 minggu. Dengan pemikiran bahwa 14 minggu itu janin dalam kandungan sudah mulai berkembang dengan baik. Kemudian sampai 33 minggu harapannya, di vaksin yang kedua yaitu mencapai 2 minggu sebelum persalinan sehingga diharapkan efektivitasnya bermanfaat maksimal paling cepat 2 minggu sebelum persalinan.

Untuk di Badung sasaran vaksinasi ibu hamil sebanyak 1.822 orang. Vaksin yang digunakan adalah vaksin Moderna, karena Moderna lebih bagus dibandingkan Sinovac, namun efek setelah vaksinasi cukup lama dirasakan, paling tidak 2 x 24 jam rasanya tidak nyaman, tetapi tidak apa-apa sepanjang tidak mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

“Ibu hamil akan mendapat dua kali vaksin, untuk vaksin kedua dilakukan 28 hari setelah vaksin pertama,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, selain di RSUD Mangusada, vaksinasi ibu hamil akan dilakukan dengan sistem jemput bola ke masing-masing kecamatan sesuai jadwal. (BB/502)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button