Monday, 05-12-2022
Pertanian

Turun Langsung ke Bendungan Lambuk, Wabup Edi Mencari Solusi Masalah Pengairan Subak Aseman

Tabanan | barometerbali – Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE turun langsung meninjau Bendungan Lambuk di Banjar Megati Kaja, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Rabu, (25/8). Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memastikan debit air masih normal untuk Subak Aseman dan sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut Wabup Edi didampingi oleh Camat Selemadeg Timur dan kehadirannya disambut langsung oleh Perbekel Desa Megati. Dalam hal ini Wabup Edi selaku perwakilan Pemerintah Kabupaten Tabanan menyebut dalam pemerintahannya bersama Bupati Sanjaya sangat berpihak kepada pertanian. “Karena sebagian besar wilayah Tabanan dan masyarakatnya bergerak di bidang pertanian dan bisa dikatakan menjadi tulang punggung Kabupaten Tabanan. Dengan menjaga eksistensi pertanian kami sangat optimis akan membawa masyarakat Tabanan ini sejahtera,” ungkap Wabup Edi.

Bendungan Lambuk di Banjar Megati Kaja, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan,

Selanjutnya dia mengatakan bermodalkan sistem Subak yang bekerja dengan memakai metode irigasi kontinyu dan bergilir pastinya mampu mempertahankan sawah yang subur dan hidup bersimbiosis dengan alam. “Tinggal kita saja sekarang serius tidaknya, Subak ini merupakan kearifan lokal yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) yang harus kita jaga dan lestarikan,” tuturnya.

Sambil berbincang-bincang dengan Perbekel Desa Megati Wabup Edi berharap agar masyarakat Tabanan khususnya Megati agar ikut merawat Bendungan Lambuk. “Ini harus dijaga kelestariannya dan dirawat dengan baik. Nanti saya akan berkoordinasi juga OPD terkait untuk pengendalian daya rusak air. Selain dilakukan pemeliharaan rutin petugas di lapangan, agar dilakukan mitigasi. Buka tutup pintu bendungan misalnya supaya selalu berfungsi dengan baik,” tandasnya.

Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam kepemimpinan Jaya-Wira untuk mencapai visinya yaitu, “Nangun Sat Kerthi Loka Bali Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani” (AUM).

“Pemerintah siap bersama dengan masyarakat mencari solusi kalau sampai terjadi kekeringan. Yang terpenting adalah koordinasi nanti terus dilakukan melalui pekaseh dan perbekel,” pungkas Wabup Edi. (BB/503)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button