Saturday, 03-12-2022
Pertanian

Wabup Edi Dialog Interaktif Strategi Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Tabanan

Tabanan | barometerbali – Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang andal dalam mengelola dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap pelaku utama sasaran, sesuai dengan Program Pertanian Organik Padi Berkelanjutan, Pemkab Tabanan menggelar pertemuan strategis dengan para Penyuluh Pertanian Kabupaten Tabanan Tahun 2021 di aula rapat kantor Camat Kediri, Tabanan, Selasa, (14/9).

Pelaksana Diskusi Interaktif adalah Penyuluh Pertanian tingkat Kabupaten Tabanan dan Penyuluh Pertanian di 5 kecamatan, Baturiti, Penebel, Marga, Tabanan, Baturiti.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE didampingi OPD terkait, dengan tetap menerapkan prokes yang ketat. Hadir pula koordinator jabatan fungsional Kabupaten Tabanan I Made Subur, SP, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bali Putu Arya Sedana, Kepala BPPMD-DTT Denpasar Samuel Thanelab Sine, SE, MAB, Camat Kediri, Penyuluh Pertanian 5 kecamatan.

Narasumber yang tampil yakni Kisman Ali materi pertanian lahan basah contoh padi, Ni Kadek Ayu Putri Dita Sari materi pertanian lahan kering contoh porang.

Dalam momentum ini, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memberikan motivasi dan semangat kerja serta terjalinnya komunikasi yang intens bagi para penyuluh pertanian di Kabupaten Tabanan terkait teknologi terbarukan sehingga sesuai dengan program yang telah direncanakan. Hadir juga saat itu, perwakilan Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Denpasar serta perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, serta beberapa Pakar Pertanian dan Penyuluh Pertanian.

“Seperti kita ketahui bersama, bahwa pertemuan teknis ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang sangat penting untuk memberikan arahan dan motivasi kepada penyuluh pertanian agar mampu memberikan pendampingan kepada pelaku utama dalam mewujudkan pertanian organik padi berkelanjutan, sehingga ketahanan pangan dapat terwujud di Kabupaten Tabanan sesuai Misi Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” ujar Wabup Edi dalam sambutan pembukaannya saat itu.

Di samping itu, melalui pertanian organik padi berkelanjutan ini diharapkan kelestarian lingkungan dapat terjaga dengan menghasilkan produk padi atau beras yang sehat, aman, berkelanjutan untuk meningkatkan imun dan kesehatan masyarakat. Pun kegiatan ini dikatakan oleh Wabup Edi dilaksanakan agar kembali atau semakin meningkatkan kesadaran melestarikan kearifan lokal/spesifik lokasi dengan menggalakan penggunaan pupuk organik di lahan pertanian khususnya padi sawah.

“Disinyalir bahan organik tanah sawah kurang dari dua persen yang seharusnya minimal lima persen. Dengan penggunaan pupuk organik akan dapat memperbaiki struktur, tekstur dan sifat kimia maupun biologi tanah, bahkan pengaplikasian pupuk organik di lahan sawah akan mengaktifkan mikroorganisme yang ada di dalam tanah,” paparnya.

Lebih jauh, Wabup Edi juga berharap agar melalui kegiatan ini mampu mewujudkan terjalinnya kerja sama dan komunikasi yang baik antara narasumber dengan peserta, sehingga pelaksanaan kegiatan pertanian organik padi berkelanjutan di Kabupaten Tabanan bisa berjalan dengan baik dan lancar untuk memasok kebutuhan pangan yang sehat, aman dan berkelanjutan. “Selain itu, saya menginginkan adopsi ilmu dan teknologi pertanian dalam arti luas bagi peserta sangat penting diraih untuk meningkatkan dan mempertahankan swasembada pangan sesuai dengan tujuan Kabupaten Tabanan Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” pungkas Wabup Edi. (BB/504)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button