Saturday, 03-12-2022
Hukum

Kalapas Fikri: Atasi Over Capacity, Lapas Kerobokan Tunggu Gubernur

Badung | barometerbali – Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Kerobokan, Fikri Jaya Soebing menyatakan rencana perluasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan guna mengatasi over capacity (kapasitas berlebihan, red). Keinginan tersebut sudah diajukan oleh Kanwil Kemenkumham Bali sejak awal 2021 yang lalu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, dan kini keputusannya tinggal menunggu arahan Gubernur Bali, Wayan Koster. Demikian disampaikan Kalapas Fikri saat ditemui di kantornya, Kerobokan, Badung, pada Rabu (15/12/2021) siang.

Hal ini merupakan upaya untuk mencari solusi permasalahan over capacity yang dihadapi Lapas Kerobokan dengan rencana revitalisasi bangunan dan perluasan lokasi. Inilah yang menjadi fokus utama pihak Lapas Kerobokan di bawah Kanwil Kemenkumhan Provinsi Bali ke depan untuk dapat segera direalisasikan.

“Kalau kita melihat bangunan di Lapas Kerobokan ini memang sudah tidak layak. Selain sudah sangat tua, bangunan yang ada juga sangat kecil kapasitasnya dan sudah sejak lama belum mengalami renovasi besar-besaran sehingga perlu adanya revitalisasi. Untuk rencana perluasan Lapas, kita melalui Kemenkumham Bali sudah mengajukan permohonan ke Pemprov Bali sejak awal tahun 2021 dan sekarang tinggal menunggu keputusan dari Gubernur Koster untuk realisasinya,” terang Fikri.

Selanjutnya, ia juga memaparkan, bahwa dari 14 blok yang dimiliki oleh Lapas Kerobokan, kini telah dihuni oleh 1.419 Warga Binaan Pemasayarakatan (WBP) yang seharusnya dihuni oleh maksimal 300 WBP, tentu ini sudah melebihi kapasitas dan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk memperluas dan merevitalisasi bangunan lapas menjadi lebih layak huni.

“Ya kita sih berharap tahun depan rencana ini bisa segera direalisasi. Sehingga Lapas Kerobokan bisa lebih layak dihuni oleh WBP, dan permasalahan over capacity ini bisa terselesaikan,” tutup Kalapas Kerobokan. (BB/502)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button