Monday, 20-05-2024
Peristiwa

Padmasana Balai Banjar Tangkeban Hancur Disambar Petir

Badung | barometerbali – Dahsyatnya sambaran petir yang menimpa bangunan Balai Banjar, Banjar Tangkeban, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung menyebabkan bangunan palinggih berupa Padmasana yang ada di lantai 2 hancur. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/12/2021) pukul 13.30 Wita.

Bhabinkamtibmas Desa Cemagi Aiptu I Nyoman Suarnaya Giri sesaat setelah kejadian, dengan cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bangunan balai banjar yang tersambar petir.

Bangunan Padmasana yang terpenggal pada bagian atas akibat disambar petir

Kelian Dinas Banjar Tangkeban I Made Suanarya (32) menerangkan bahwa sekitar pukul 13.30 Wita saat terjadi hujan lebat, tiba tiba saja petir menyambar ke arah bangunan balai banjar yang menyebabkan sebuah palinggih padmasana yang ada di lantai dua hancur dan kotak Kwh listrik yang terpasang pada dinding bangunan di lantai satu ikut terbakar.

“Syukur api tersebut dapat dengan segera dipadamkan oleh warga yang ada di sekitar lokasi kejadian, sehingga tidak menjadi besar dan merembet ke rumah warga yang ada di sekitar,” imbuhnya

Aiptu Nyoman Suarnaya Giri langsung datang ke TKP untuk memastikan akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut

Berdasarkan pengecekan di TKP tidak ditemukan adanya korban jiwa, namun kerusakan paling parah terjadi pada bangunan yang ada di lantai dua, yang rusak berupa bangunan palinggih padmasana (hancur) dan di lantai satu tempat kotak Kwh listrik terbakar. “Namun api sudah bisa dipadamkan sehingga tidak melebar, dari kejadian tersebut ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp50.000.000,- dan ini murni kejadian dari alam. Melihat hal ini, tentu warga perlu waspada,” ujar Suarnaya Giri saat dikonfirmasi, Selasa (21/12/2021).

Bhabinkambtimas Aiptu Nyoman Suarnaya Giri mengecek kotak Kwh yang tersambar petir

Belajar dari kejadian ini ia mengimbau kepada masyarakat, saat hujan datang atau gerimis disertai petir, untuk waspada dan menjauhi barang-barang elektronik atau titik-titik yang menjadi aliran listrik yang dapat memicu petir menyambar, belajar dari kejadian ini.

“Saya imbau masyarakat untuk mematikan barang-barang elektronik di dalam rumah saat terjadi hujan disertai petir. Semoga kejadian yang serupa tidak terulang lagi di Desa Cemagi ini,” pungkas pria yang akrab disapa Giri ini. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button