Saturday, 03-12-2022
Komunitas

Gubernur Bali Dukung Kegiatan Positif Pasemetonan Buleleng Lombok

Denpasar | barometerbali – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan simakrama (audiensi) rombongan Pasemetonan Buleleng Lombok (PBL) yang dipimpin ketuanya Putu Ngurah Winarta di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha Denpasar, Selasa (28/12/2021).

Turut mendampingi Ketua PBL, Penasihat Bidang Keagamaan Jro Gede Ketut Susila, Wakil Ketua Ketut Edy Sudarmayasa, Sekretaris I Gede Kemulandana dan Wakil Sekretaris Ni Nyoman Suarningsih.

Kepada Gubernur yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (Kadis PMA), I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra, Ketua PBL memperkenalkan pengurus dan keberadaan Pasemetonan Buleleng Lombok.

Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Kadis PMA IGAK Kartika Jaya Saputra menerima audiensi Pasemetonan Buleleng Lombok di Jaya Sabha

“Kami menyampaikan maksud dan tujuan melakukan simakrama dan menyampaikan program kerja serta capaian yang telah dilaksanakan 2 tahun berdirinya PBL,” ungkap Putu Winarta kepada media usai acara.

“PBL juga melaksanakan kegiatan peduli sesama/kemanusiaan dengan menyalurkan donasi paket sembako dampak banjir di 3 lokasi berbeda di Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu 12 Desember 2021,” sambungnya.

Penyaluran bantuan paket sembako bagi warga korban banjir di NTB

Tak hanya itu, dalam rangka meringankan beban masyarakat serta memeriahkan Hari Raya Galungan dan Kuningan, tanggal 31 Oktober 2021, PBL menggelar Pasar Murah.

Untuk proposal yang diajukan PBL kepada Gubernur Koster masih dipelajari karena menyangkut ketersediaan anggaran. “Akan tetapi akan diupayakan seperti organisasi-organisasi lain yang sudah masukkan proposal ke Gubernur Bali,” kata Putu Winarta yang juga Sekretaris Paiketan Warga Arya Wang Bang Pinatih (PW-AWBP) Provinsi NTB ini.

UKM PBL juga dikunjungi dan mendapat apresiasi Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah SE MSc pada tanggal 15 September 2021

Dicontohkan baru-baru ini organisasi keagamaan yang melaksanakan Loka Sabha
juga diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Bali untuk umat yang ada di luar Pulau Bali.

Dalam kesempatan tersebut Penasihat dan Wakil Ketua PBL turut menyampaikan harapan dan telah terbentuknya koperasi anggota.

Menanggapi pemaparan yang disampaikan pihak PBL, Gubernur Bali memberikan apresiasi adanya Pasemetonan Buleleng Lombok. Dirinya
mendukung kegiatan dan program PBL yang sangat positif.

Pasar Murah UKM PBL

Akan tetapi ia berpesan jangan sampai organisasi ini menjadi organisasi yang meng-eksklusifkan golongan tertentu saja untuk mengantisipasi terjadinya konflik antar sesama Bali.

“Bagaimana caranya supaya bisa merangkul Semeton Bali semua, dan Indonesia. Agar tidak ada kotak-kotak yang akan menyebabkan perpecahan dan memancing isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan). Apalagi di Lombok (Nusa Tenggara Barat) kita merupakan warga minoritas. PBL juga diharapkan
mampu mengantisipasi agenda-agenda pemecah-belah persatuan dan kesatuan,” pinta Gubernur Koster.

Giat pembagian sembako bagi sesama yang membutuhkan

Apa yang telah dilakukan PBL imbuh Gubernur, sudah sangat bagus, tetapi skupnya jangan hanya se-Kabupaten Buleleng. Harapannya supaya bisa lebih banyak membantu saudara-saudara yang lainnya juga.

“Apalagi dengan sudah terbentuknya ekonomi kreatif dan koperasi ini seharusnya menjadi wadah pemersatu,” tandas Gubernur.

Kegiatan sosial kemanusiaan PBL

Sementara itu Kadis Pemajuan Masyarakat Adat menambahkan pihaknya sangat antusias dengan adanya koperasi PBL. Hal itu mencerminkan bentuk kemandirian sebuah organisasi. “Apa yang dibentuk teman teman PBL sudah sangat bagus, dan mengapresiasi yang sudah dilaksanakan dan dicapai selama ini,” ujar Agung Kartika.

Kebetulan sebelum menjabat sebagai Kadis PMA, Agung Kartika adalah Kabid Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Bali.

Sumbangan tempat sampah dari PBL kepada warga

“Saya mensyaratkan dilakukan penguatan-penguatan dan sadar koperasi untuk anggota. Sebab tanpa ada kesadaran dari anggota, tanpa ada dukungan dari anggota koperasi tidak akan berjalan,” tandasnya.

“Dinas Pemajuan Masyarakat Adat menyatakan mendukung penuh kegiatan-kegiatan kelompok atau organisasi yang bertujuan melestarikan adat dan budaya Bali,” tambah Kadis PMA.

Acara simakrama ditutup dengan penyerahan kalender PBL dan foto bersama.

Logo Organisasi Pasemetonan Buleleng Lombok

Kronologi Berdirinya PBL

Berdirinya organisasi Pasemetonan Buleleng-Lombok sejak 2 tahun lalu, bermula dari seringnya berkumpul beberapa warga Buleleng yang tinggal di Mataram NTB. Hasil dari obrolan santai tersebut sepakat membentuk organisasi pemersatu sebagai wadah melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Pengukuhan pendirian organisasi dilaksanakan tanggal 24 November 2019 setelah disepakati bersama tentang maksud dan tujuan, dibentuk Pasemetonan Buleleng Lombok.

Maksud dan Tujuan

Maksud didirikan organisasi untuk mempersatukan warga Buleleng di Lombok dan tujuannya membangun hubungan kekerabatan saling asah, asih, asuh serta bersama-sama meningkatkan kesejahteraan dengan mendirikan usaha ekonomi. Bagi anggota yang sudah punya usaha kegiatan bisnis dapat menjalin hubungan dan mempromosikannya untuk peningkatan kesejahteraan.

Pembina

Pembina PBL Guru Mangku Gde Wenten, SM Hk yang juga Tim Penyelaras Gubernur NTB

Jumlah Anggota

Keanggotaan Pasemetonan Buleleng Lombok hingga saat ini sudah mencapai 315 lebih kepala keluarga (KK).

Visi Organisasi

Organisasi ini mempunyai visi yaitu warga Buleleng Lombok bersatu, sejahtera, maju dan mandiri.

Legalitas Hukum

Memasuki tahun kedua, organisasi Pasemetonan Bali Lombok telah terdaftar di Kantor Kementrian Hukum dan HAM RI dengan SK KEMENKUMHAM RI No: AHU-
0010178.AH.01.07. Tahun 2021 sebagai badan hukum Perkumpulan.

Miliki Koperasi

Untuk kesejahteraan anggota organisasi ini mempunyai koperasi bernama KSU Buleleng Lombok Gemilang dengan registrasi No: AHU
0007998.AH.01.26. Tahun 2021 dengan anggota koperasi sudah mencapai lebih dari 100 orang. Untuk kegiatan Usaha Kecil Menengah (UKM) di organisasi telah bergabung 37 UKM yang semua dari anggota organisasi.

Misi dan Komitmen

Sebagai organisasi perkumpulan memiliki misi dan berkomitmen akan menjaga kelestarian budaya leluhur dan peduli akan kesejahteraan anggota dengan siap bekerja sama dengan berbagai pihak demi terwujudnya warga Buleleng Lombok yang bersatu, sejahtera, maju dan mandiri. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button