Friday, 12-04-2024
Peristiwa

Unjuk Rasa di Bali, WN Ukraina dan Rusia Tuntut Hentikan Perang

Denpasar | barometerbali – Invasi Rusia ke Ukraina membuat demonstrasi terjadi. Protes pun gencar dilakukan warga di seluruh Dunia. Seperti halnya sekitar 500 orang Warga Negara Ukraina yang tinggal di Bali melakukan unjuk rasa di depan Konsulat Ukraina, Jalan Gurita I No. 18, Sesetan, Denpasar Selatan, Selasa (01/03/2022) sore.

Dalam kesempatan tersebut 10 personil Polresta Denpasar, 10 personil Polsek Densel (Denpasar Selatan) dibantu 5 personil dari TNI serta 5 orang pacalang melakukan pengamanan jalannya aksi unjuk rasa yang dilakukan Warga Negara Ukraina dan Rusia.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut peserta aksi menyanyikan lagu kebangsaan Ukraina dan membentangkan pamflet yang bertuliskan “Stop War”, “Get Out From Ukraina”, “Love, peace, save Ukraina”, “Pray For Ukraina”, sambil meneriakan yel-yel “Stop War” dan membawa kurang lebih 20 bendera Ukraina.

Para pengunjuk rasa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Konsulat Ukraina tersebut disambut Nyoman Astama selaku pihak Konsulat Ukraina dan menyampaikan bahwa Konsulat Ukraina yang berada di Bali. “Kami memahami perasaan warga Ukraina dan Rusia yang datang kekantor Konsul Ukraina untuk menyampaikan aspirasinya yang bertujuan peduli kepada warga atau saudaranya yang saat ini perang di Ukraina,” ujarnya.

Dan pihak Konsulat Ukraina pada kesempatan tersebut menyarankan pada saat situasi pandemi saat sekarang ini agar para Warga Negara Ukraina dan Rusia yang melakukan aksi untuk mengikuti aturan pemerintah Indonesia dan tidak melakukan aksi damai di areal umum.

Selesai melaksanakan aksi damai selanjutnya Warga Negara Ukraina dan Rusia yang melaksanakan aksi damai membubarkan diri dengan aman dan lancar pada pukul 17.30 Wita. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button