Saturday, 03-12-2022
Peristiwa

Dapur Bambang Ludes Terbakar

Denpasar | barometerbali – Diduga akibat korsleting listrik, dapur milik Putu Bambang Triaji (36) di Jalan Wibisana Barat Nomor 10, Desa Pemecutan, Denpasar Barat, Kota Denpasar ludes terbakar, Selasa (26/4) pukul 19.30 Wita.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kota Denpasar IB Joni Ariwibawa, mengatakan kebakaran dapur ukuran 4×6 meter tersebut karena korsleting listrik dan membesar sehingga membakar semua isi dapur dan kerugian belum bisa ditaksir.

Informasi kebakaran pertama diterima Ketut Alit Setiawan pukul 19.30 Wita diterima petugas jaga Pos Induk BPBD Jl. Imam Bonjol. Setelah itu, jajarannya langsung mengecek, mendata dan langsung mengarahkan mobil pemadam (Damkar) semua pos yang ada ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memadamkan api.

”Petugas kami dari Damkar Pos Mahendradata berjibaku memadamkan api selama 60 menit lebih. Banyak barang mudah terbakar menyulut api menjadi besar agar tidak merembet ke rumah warga lain yang ada disebelahnya,’’ kata Joni Ariwibawa.

Joni Ariwibawa menjelaskan, di musim pancaroba ini sering terjadi kebakaran rumah, kantor, rumah makan karena korsleting listrik. Masyarakat diminta hati-hati saat menyambung kabel dan harus kebel dipakai standar.

Dari Januari hingga 26 April ini sudah terjadi belasan kali kebakaran. Bahkan, kerugian yang diderita pemilik rumah, rumah makan dan kantor akibat kebakaran mencapai miliaran rupiah.

Dia berharap, instalasi listrik lama atau sambungan kabel terlalu banyak tidak sesuai standar agar mendapat perhatian. Kalau ada kabel listrik tidak standar segera dignti guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Penyambungan listrik cukup banyak bisa memicu korsleting, terutama menumpuk stop kontak. Apalagi musim hujan jika kena air hujan bisa mengeluarkan percikan api.

Selain itu, peralatan listrik yang tidak berfungsi segera dicabut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

”Kami minta masyarakat dan pemilik usaha atau pengelola kator agar menyiapkan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Kalau ada alat elektronik tidak penting lebih baik dimatikan,’’ harapnya. 

Selain menangani kebakaran dapur di Jl. Wibisana Barat, lanjut Joni Ariwibawa, pihaknya menangani kecelakaan di Jalan Cekomaria, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara. Pengendara motor yang mengaami kecelakaan tidak mengalami patah tulang maupun CKB.

”Kami minta masyarakat hati-hati saat keluar rumah membiarkan alat eletronik masih menyala. Lebih baik dimatikan atau sambungan kabel dicabut untuk mencegah terjadinya kebakaran,’’ pinta Joni Ariwibawa. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button