Saturday, 03-12-2022
Pertanian

Golkar Bali Latih Petani Okulasi Alpukat dan Registrasi Kebun

Denpasar | barometerbali – DPD Partai Golkar Provinsi Bali menggelar Diklat atau Pelatihan Okulasi (Cangkok) Tanaman Alpukat dan Registrasi Kebun Petani, Senin, (30/5/2022) di Wantilan DPD Golkar Bali, Jl. Surapati No. 9 Denpasar.

Pelatihan yang melibatkan 300 lebih petani binaan partai berlambang beringin ini dari 9 kabupaten/kota se-Bali ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry.

Peserta pelatihan okulasi tanaman alpukat dan registrasi kebun petani di Wantilan DPD Golkar Bali (BB)

Dalam sambutannya Sugawa berharap pelatihan ini bermanfaat bagi petani dan mampu menyejahterakan taraf kehidupannya.

“Kita tak boleh terpaku dengan keadaan. Kita harus mampu mengubah kehidupan petani agar menjadi lebih baik. Semoga pelatihan ini bermanfaat untuk kehidupan petani yang lebih sejahtera ke depan,” harap Sugawa.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry saat menyampaikan sambutan (BB)

Selanjutnya Wakil Ketua DPD Partai Golkar Bali Komang Suarsana menjelaskan acara pelatihan ini menghadirkan Ketua Asosiasi Eksportir Manggis dan Rumah Kemasan Indonesia (AMRKI) Jero Putu Tesan yang juga Ketua Badan Pengembangan dan Pembinaan Petani Golkar Provinsi Bali (BP3GB) sebagai pengejawantahan Doktrin Karya Kekaryaan Partai Golkar.

“Kedua kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen Partai Golkar dalam menjalankan Doktrin Karya Kekaryaan untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya petani di tengah dan pasca-Pandemi Covid-19 saat ini,” ungkap pria yang akrab dipanggil Kos ini.

Ia menambahkan tanaman alpukat ini dimasyarakatkan oleh partainya karena secara ekonomis memberikan peluang kepada petani untuk mengembangkan menjadi komoditas ekspor. “Setelah alpukat ini berbuah dan siap diekspor maka akan ditampung langsung eksportir yang memiliki jaringan ekspor secara nasional dan internasional.

“Terkait dengan registrasi kebun, karena memang untuk bisa buah-buahan itu diekspor ke negara tujuan, itu ada registrasi kebun di mana kebun petani yang mengembangkan tanaman alpukat dan jenis lainnya, itu kita harus registrasi. Sehingga negara tujuan sudah muncul nomor registrasi dan tidak menimbulkan permasalahan di negara tersebut di kemudian hari,” beber Kos.

Komang Suarsana memberikan pengarahan kepada peserta pelatihan (BB)

Ia menampik anggapan jikalau panen alpukat melimpah maka tak akan ada yang membelinya. Justru di sinilah menurut Kos pelatihan ini akan memberikan nilai tambah, karena yang menyelenggarakan maupun yang menjadi leading sector dalam kegiatan ini adalah seorang praktisi yang sangat berkompeten di bidang agrikultur dan holtikultura begitu pula di bidang ekspor yakni Jero Putu Tesan.

“Beliau sudah mengekspor buah-buahan ke mancanegara sesuai dengan komoditinya. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Paksi Bali Dewa dan Mela Dewi terkait dengan registrasi kebun. Selain itu mengenai teknik okulasi tanaman silat diberikan oleh Pak Wayan Suartana dari Balai Benih Induk Dinas Pertanian Provinsi Bali,” paparnya.

Di sisi lain Jero Putu Tesan menuturkan bibit tanaman alpukat yang diokulasi dalam pelatihan ini adalah jenis Cuba dan Khass.

“Kalau yang dataran rendah (di bawah 800 mdpl) yang cocok jenis Cuba dan yang dataran tinggi (di atas 800 mdpl) jenis Khass,” ujar pria yang juga dijuluki Raja Manggis ini.

Ditanya asal-usul dari kedua jenis bibit tanaman Alpukat ini menurut Tesan berasal dan dikembangkan di Vietnam dan Australia dan paling laris di dunia karena minyak dan kandungan proteinnya lebih bagus.

Jero Putu Tesan membimbing petani saat praktik okulasi tanaman alpukat jenis Cuba dan Khass (BB)

“Kita sudah mengembangkan bibitnya di Jembrana dan di sini (Sekretariat Golkar). Cina sudah mengembangkan 5 pabrik di situ untuk mengolah. Dia impor dari Australi. Kita punya kesempatan untuk ekspor ke sana tentunya kita harus lengkapi regulasinya. Ini kandungan minyak dan proteinnya lebih bagus, dia lebih gurih dan pulen,” pungkas Tesan pengusaha sukses asal dari Pupuan Tabanan ini. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button