Sunday, 21-07-2024
Breaking News

Jasad Eril Ditemukan di Bendungan Enghehalde

Jakarta | barometerbali – Kepolisan Kota Bern mengkonfirmasi telah menemukan Warga Negara Indonesia (WNI) Emmeril Kahn Mumtadz (22) anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan kondisi telah meninggal dunia di pintu air Bendungan Enghehalde, Bern, Swiss pada Rabu (8/6/2022) pukul 06.50 waktu setempat.

Lokasi dari penemuan dari tempat hilangnya Eril pada 26 Mei 2022 berjarak cukup jauh.

Eril ditemukan pertama kali oleh polisi maritim Bern di cekungan limpahan bendung dan kemudian melakukan evakuasi.

Eril panggilan akrab Emmeril sebelumnya mengalami kecelakaan di kawasan Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis, 26 Mei 2022 lalu.

“Penyelidikan forensik mengungkap bahwa jenazah itu merupakan warga Indonesia yang hilang di Sungai Aare, sejak Kamis, 26 Mei 2022. Pria 22 tahun itu berenang di sungai dan mengalami kondisi darurat. Akibatnya dia tenggelam,” demikian pernyataan resmi pihak kepolisian Kota Bern ketika dikonfirmasi media.

Dubes RI untuk Swiss, Muliaman Hadad, dalam konferensi persnya juga menegaskan jasad yang ditemukan tersebut memang benar putera Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Dari konfirmasi tes DNA, jasad yang ditemukan adalah ananda Eril. Ini sudah disampaikan polisi Swiss,” ungkap Muliaman, Kamis (9/6/2022).

Di sisi lain, pihak keluarga dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (9/6/2022), menyatakan Eril telah meninggal dunia. Namun, pencarian masih terus dilakukan hingga di hari ke-14 jasad Eril berhasil ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Eril dilaporkan hilang terseret arus deras Sungai Aare saat berenang bersama adik dan temannya. Tindakan pencarian intensif telah dilakukan berbagai pihak. Banyak layanan darurat mencari orang hilang dari darat dan air melalui drone, perahu, penyelam, dan anjing polisi. Penyelidikan pun dihentikan setelah ditemukannya Eril dalam kondisi tak bernyawa. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button