Thursday, 01-12-2022
Perbankan

Diduga Mobile Banking Bobol, Uang Nasabah BRI Raib Rp63,9 Juta

Denpasar | barometerbali – Betapa kagetnya seorang nasabah Bank BRI Kadek Arimbawa Putra mengetahui uang saldo di rekening tabungannya sejumlah Rp63,9 juta tiba-tiba ludes terkuras tanpa sebab.

Ia menduga sistem keamanan aplikasi mobile banking Bank BRI dibobol orang tak dikenal sehingga uang saldo rekening salah satu nasabah BRI Kantor Cabang (KC) Denpasar Bali ini lenyap.

“Begitu saya ketik username dan password dalam aplikasi Mobil Banking BRI seperti biasa saya gunakan dalam handphone, tiba-tiba sistem diambil alih dan tidak bisa saya kontrol. Dalam hitungan 5 menit saldo langsung dikuras habis Rp63,9 juta. Padahal, limit transaksi biasanya hanya Rp25 juta. Ini sangat mengerikan!,” ungkap Kadek Arimbawa Putra mengaku menjadi korban penipuan kepada wartawan di Denpasar Bali, Rabu (06/07/2022)

Kadek menjelaskan, bahwa hari Minggu 3 Juli 2022, sekitar pukul 12.25 WIB berada di depan Mall Paragon Kota Semarang Jawa Tengah menerima pesan WhatsApp dari nomor telpon 082278598220 menyampaikan informasi bahwa ada peningkatan biaya transaksi Rp150.000 (seratus lima puluh ribu) per bulan atau tetap Rp6.500 (enam ribu lima ratus) sekali transaksi.

“Selanjutnya saya membalas juga melalui pesan WhatsApp menyatakan tidak setuju dengan peningkatan biaya menjadi Rp150.000. Saya tetap memilih biaya Rp6.500 untuk setiap transaksi,” sebutnya.

Begitu usai membalas pesan WhatsApp, kemudian oknum pelaku dikatakan mengirimkan link http:/www.bri-ib.my.id/tarif-bri.co.id dan mengarahkan untuk menjawab melalui link dikirim.

Setelah mengisi link di atas selanjutnya ia menerima pesan SMS berbunyi, “BRI-OTP JANGAN BERIKAN SMS INI KE SIAPAPUN, TERMASUK PETUGAS BRI! Link melanjutkan login BRImo https://brimo.bri.co.id/app/login?code=4a6dca4ed26b4a7498cb07affdf34b5d.”

“Saya membuka link BRI-OTP tersebut dan muncul aplikasi BRI Mobile yang seperti biasa saya gunakan di handphone. Saat itu saya tidak merasa curiga karena yang muncul di layar handphone adalah aplikasi BRI Mobile seperti yang biasa saya gunakan. Kemudian saya mengetik username dan password dengan maksud untuk mengecek saldo rekening,” terang Kadek.

Kontan saja, pihaknya menerima sms notifikasi yang berisi informasi bahwa ada transaksi keluar dari rekening BRI yang sama sekali tidak ia kehendaki dan ia ketahui.

“Saya merasa kaget baru menyadari dan meyakini bahwa ini adalah penipuan. Kemudian saya segera menghubungi call center BRI, namun tidak ada yang menjawab. Dalam waktu sangat cepat saya menerima lagi sms notifikasi yang menginformasikan ada transaksi keluar dari rekening BRI saya sebanyak 5 (lima) kali. Dan jumlah saldo di rekening saya Rp63,9 juta langsung tidak ada,” keluhnya.

Tak sebatas melaporkan kejadian ini ke polisi dalam bentuk dumas (pengaduan masyarakat), pihak Kadek juga telah mengadukan masalah ini ke Kantor Cabang BRI Denpasar di Jalan Gajah Mada Denpasar Bali. Meski begitu belum ada konfirmasi apakah uang nasabah malang ini bisa kembali atau tidak, belum bisa dipastikan.

Terkait kasus yang menimpa nasabah bank BRI ini, pihak Humas BRI Kanwil Bali yang bernama Bu Atik belum bisa memberikan tanggapan. Pihaknya meminta waktu untuk memberi klarifikasi mengenai pokok masalah terjadi.

“Belum bisa kami kasi keterangan. Kita Jumat untuk klarifikasi dengan teman-teman wartawan,” tutup Bu Atik singkat. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button