Wednesday, 17-08-2022
Ekbis

Sukseskan Program Electrifiying Agriculture, PLN Bantu Irigasi Pertanian Bawang Terunyan

Caption: Pihak PLN salurkan bantuan pengembangan pertanian bawang melalui program Electrifiying Agriculture Kelompok Tani Cemara Lantang Sari, Terunyan Bangli, Rabu (27/7/2022). Foto: PLN

Bangli | barometerbali – PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli mendukung sektor pertanian melalui program Electrifiying Agriculture kembali menyalurkan bantuan berupa pengembangan irigasi pertanian bawang Kelompok Tani Cemara Lantang Sari, Terunyan Bangli, Rabu (27/7/2022).

Electrifiying Agriculture merupakan program pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktifitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman atau mempermudah pengolahan infrastruktur pendukung pertanian ataupun peternakan dan perikanan.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bali Timur, Andre Pratama Djatmiko, menyerahkan bantuan pengembangan irigasi pertanian bawang senilai 83 juta rupiah kepada Kelompok Tani Cemara Lantang Sari Desa Terunyan Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, Rabu (27/7/2022).

Ia mengatakan sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang tumbuh secara positif di masyarakat dalam mendukung keberlangsungan ketahanan pangan.

“Diharapkan dengan program Electrifiying Agriculuture ini mampu meningkatkan produktivitas dalam sektor pertanian sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Bupati Bangli yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangli Bpk. Ir. I Made Alit Parwata, mengapresiasi PLN atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada PLN karena telah memperhatikan petani dalam pemanfaatan teknologi. Saya berharap bantuan yang diberikan PLN kepada kelompok tani hari ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Guru Nyoman Wisana selaku Perwakilan Penerima Bantuan dari Kelompok tani Cemara Lantang Sari mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya terhadap petani di Desa Terunyan.

“Sebelumnya kami anggota kelompok dalam melakukan penyiraman pertanian bawang menghabiskan biaya kurang lebih 20rb/hari untuk pembelian BBM untuk pompa diesel, sekarang setelah memanfaatkan teknologi dalam penggunaan pompa listrik, kami dapat melakukan efisiensi biaya operasional BBM sampai 90%” pungkasnya

Turut hadir juga dalam penyerahan bantuan ini Camat Kintamani I Ketut Ery Soena Putra, selain menyampaikan apresiasinya kepada PLN juga menyampaikan pesan kepada Kelompok Tani Cemara Lantang Sari.

“Saya berharap dengan bantuan pompa listrik ini semoga makin banyak petani yang memanfaatkan teknologi ramah lingkungan ini sehingga dapat mengurangi polusi air danau dan menjadi awal mula dalam menjaga pelestarian danau kedepannya” pungkas Ketut Ery. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button