Wednesday, 24-07-2024
Peristiwa

Polri Siapkan 4.600 CCTV Amankan KTT G20

Jakarta | barometerbali – Polri memaparkan upaya maksimal melakukan pengamanan untuk menyukseskan event internasional Presidensi/KTT G20 di Indonesia. Dalam hal ini, Polri melakukan pengamanan operasi terpusat.

Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi menjelaskan Polri akan menyiapkan strategi rekayasa di 10 ruas jalan.

“Bahkan, disiapkan 4.600 CCTV yang sudah terkoneksi ditambah 1.500 body worn untuk semua petugas yang ada di lapangan,” jelas Agung dalam talkshow di sebuah stasiun TV, Rabu (21/9/2022(

“Kita menyiapkan perlengkapan yang kita butuhkan mulai dari secdoor, X-Ray, kendaraan, kemudian kendaraan khusus untuk penanganan-penanganan khusus demikian juga sampai ke kapal kemudian helikopter yang kita siapkan maupun kendaraan dan pengawalan,” sambungnya.

Operasi kepolisian yang diselenggarakan menurutnya mulai dari Mabes Polri hingga tingkat Bali, NTB yang akan dilaksanakan selama 10 hari yaitu dari tanggal 7 November – 17 November 2022.

Agung menyatakan kepolisian menyiapkan sebanyak 5.746 personel. Polri tetap menyesuaikan dengan kondisi yang berkembang di lapangan nantinya.

“Cadangan anggota kita yang siap sekitar 1.600. Menyiapkan kendaraan khusus untuk penanganan khusus, kapal, helikopter, dan kendaraan pengawalan,” sebut Agung.

Meski begitu, Agung memastikan, Polri tetap bersinergi dengan pihak TNI, Paspampres, BNPB, Basarnas dan stakeholder yang lainnya.

“Sesuai dengan arahan bahwa KTT Presidensi G20 mendorong penyelenggaraan yang ramah lingkungan sehingga semua kendaraan yang digunakan adalah kendaraan listrik,” ucap Agung.

Pengamanan dan penjagaan itu, dijelaskan Agung dilakukan untuk memastikan kedatangan delegasi dan Presiden untuk menghindari potensi adanya gangguan mulai dari bandara, jalur ke hotel, di area hotel dan di lokasi kegiatan KTT Presidensi G20 berlangsung sesuai dengan protokol dan prosedur pengamanan internasional.

“Kita membagi dan melakukan pemetaan titik yang menjadi fokus pengamanan Polri dibagi dalam 5 kawasan yakni Seminyak, Jimbaran, Sanur, Nusa Dua Utara, Nusa Dua Selatan. Diprioritaskan karena semua kegiatan delegasi maupun presiden akan berlangsung di sana,” tutur Agung.

Kemudian, polisi juga mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan bisa terjadi seperti bencana alam, kemudian ancaman yang tidak nampak seperti terkait dengan serangan cyber dan sebagainya.

“Ini tentu sudah siapkan satgas untuk menanggani itu sudah kita bentuk dan kita akan siap untuk menanggani,” tandas Agung. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button