Thursday, 25-07-2024
Pendidikan

International Advisory Board Universitas Udayana Selenggarakan Pertemuan Perdana

Ket foto: Pertemuan perdana International Advisory Board Universitas Udayana Selenggarakan secara daring (unud)

Jimbaran | barometerbali – Universitas Udayana (Unud) melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M)  menyelenggarakan “The 1st Annual Meeting of Udayana University International Advisory Board” yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (23/09/2022).

International Advisory Board (IAB) ini digagas oleh Rektor Universitas Udayana sebagai bagian dari Internasionalisasi Universitas Udayana dan bertujuan menjadikan Universitas Udayana yang berkelas dunia. Dengan terbentuknya International Advisory Board ini diharapkan para anggota nantinya dapat memberikan saran kritis kepada Universitas Udayana untuk meningkatkan pengakuan serta memperluas jaringan di tingkat internasional. 

Juru Bicara Unud Senja Pratiwi, PhD, menjelaskan IAB ini bertujuan untuk mendukung pencapaian visi Universitas Udayana; Unggul, Mandiri, dan Berbudaya melalui mekanisme pemberian nasehat atau konsultasi oleh anggota IAB, dan memberikan saran dan masukan terhadap pengembangan renstra Unud.

“Selain itu juga untuk membantu memperluas jejaring Unud di tingkat internasional, merekomendasikan pakar, tokoh masyarakat, atau pakar yang terlibat untuk meningkatkan kontribusi Unud kepada masyarakat internasional, serta membantu upaya perluasan kapasitas penggalangan dana untuk mencapai visi global Universitas Udayana,” ungkapnya.

International Advisory Board ini terdiri dari 13 anggota, yaitu: Prof. Kadambot Siddique (The University of Westerns mAustralia), Prof. Harry W. Palm (Rostock University, Germany), Prof. Fusanori Miura (Yamaguchi University, Japan), Prof. Guy H. Palmer (Washington State University), Prof. Farhad Ansari (University of Illinois Chicago, USA), Prof. Frederik Anseel (UNSW Australia), Prof. Mohamed Quafafou (Aix-Marseilles University, France), Prof. Osamu Matsushita (Okayama University, Japan), Prof. Adrian Vickers (The University of Sydney), Prof. Elkhonon Goldberg (New York University School of Medicine),  Prof. I Gede Mahardika (Udayana University, Bali), Prof. Ketut Suastika (Udayana University, Bali), Prof. Ketut Budi Susrusa (Udayana University, Bali).

Dalam sambutannya Rektor Universitas Udayana Bali  Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng., IPU, menyampaikan bahwa atas nama Universitas Udayana mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan dan komitmen sukarela dari para anggota untuk bergabung sebagai Anggota IAB Universitas Udayana untuk memperluas akses dan kontribusi Universitas Udayana kepada masyarakat global.

“Pertemuan pertama dari IAB ini merupakan tonggak yang sangat penting dalam perjalanan Universitas Udayana menuju Internasional,” katanya.

Unud belum memiliki pengalaman yang cukup dalam pengembangan dan pengelolaan lembaga berstandar internasional, sehingga untuk mempersiapkan internasionalisasi Unud, dibentuklah International Advisory Board (IAB) sebagai wadah dan media bagi para pakar yang peduli terhadap Unud yang secara sukarela memberikan nasehat dan bimbingan kepada Unud untuk lebih meningkatkan perannya dalam mengatasi permasalahan global menuju Universitas Udayana World Class University.

“Dengan terbentuknya IAB, setiap kontribusi dari anggota IAB sangat luar biasa bagi perjalanan Universitas Udayana ke depannya,” harap Prof Antara. (BB/501/rls)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4900-International-Advisory-Board-Universitas-Udayana-Selenggarakan-Pertemuan-Perdana.html

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button