Thursday, 25-07-2024
Peristiwa

Ribuan Bonek Persebaya Berdoa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Ket foto: Personel Polrestabes Surabaya dan ribuan suporter Persebaya (Bonek) doa bersama dan menyalakan lilin membentuk formasi Rest in Peace (RIP) sebagai tanda duka cita di Tugu Pahlawan Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (2/10/2022) malam. (Kolase/hms/polrestabessby/antara)

Surabaya | barometerbali – Ribuan suporter Persebaya (Bonek) dan personel Polri dari Polrestabes Surabaya menggelar doa bersama sebagai wujud solidaritas bagi korban tragedi Kanjuruhan di Tugu Pahlawan Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (2/10/2022) malam.

Mereka berkumpul di sisi timur atau depan kantor Gubernur Jatim berdoa bersama dan menyalakan lilin membentuk formasi Rest in Peace (RIP) sebagai tanda duka cita atas tragedi usai pertandingan sepak bola Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) lalu.

“Mohon keikhlasan dulur-dulur (saudara-saudara) untuk berdoa kepada saudara kita di Kanjuruhan, Malang. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kita singkirkan rivalitas, kita di sini dalam satu bingkaian NKRI. Salam satu nyali,” ucap Husein Gozali dari Bonek yang akrab disapa Cak Cong saat memberikan sambutan.

Usai berdoa untuk para korban meninggal usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang tersebut, mereka juga menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Indonesia Pusaka. 

Mewakili Persebaya, Nanang mendoakan para korban tragedi di Kanjuruhan itu dan berterima kasih kepada Kalpolrestabes Surabaya yang telah memimpin pengawalan para pemain Persebaya dalam keadaan selamat.

“Kami dari manajemen Persebaya, mengajak Bonek bahwasanya rivalitas 90 menit, selebihnya adalah saudara,” tegasnya.

Doa bersama ini dihadiri Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Perwakilan Manajemen Persebaya Nanang Prianto, serta perwakilan pemain Persebaya Alwi Slamat, dan lainnya.

Sejumlah elemen masyarakat Kota Surabaya turut hadir di antaranya komunitas Jogo Boyo, organisasi mahasiswa Cipayung Plus dan komunitas masyarakat lainnya.

Kapolrestabes Surabaya berharap doa yang dipanjatkan untuk korban tragedi Kanjuruhan, arwahnya dapat diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Tak lain sebagai wujud kebersamaan atas situasi tragedi Kanjuruhan Malang. Semoga doa kita terkabul dan sampai kepada Tuhan Yang Maha Esa dan semoga tragedi ini tidak terjadi lagi di negara atau pun di dunia ini. Hal ini merupakan hal (yang harus) kita antisipasi bersama. Suporter Persebaya dan masyarakat Surabaya juga sangat berbelasungkawa atas peristiwa ini,” tutur Yusep Gunawan.

Oleh karena jalan tersebut dipenuhi lautan Bonek dan simpatisan masyarakat Kota Surabaya lainnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi acara aksi simpati Tragedi Kanjuruhan ini ditutup sementara waktu. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button