Wednesday, 12-06-2024
Pendidikan

Unud Gelar Workshop Mitigasi Proyek Kemanusiaan Peningkatkan Masyarakat MBKM

Ket foto: Workshop Mitigasi Proyek Kemanusiaan Peningkatkan Masyarakat MBKM di Ruang Aula Wiswakarma Gedung Fakultas Teknik Kampus Sudirman Denpasar, Kamis (6/10/2022). (rkrt/unud)

Denpasar | barometerbali – Universitas Udayana (Unud) melalui Biro Kemahasiswaan (BKM) menggelar Workshop Mitigasi Proyek Kemanusiaan Peningkatan Masyarakat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tahun 2022 di Ruang Aula Wiswakarma Gedung Fakultas Teknik Kampus Sudirman Denpasar, Kamis (6/10/2022).

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan turut dihadiri Kepala BKM dan para Dekan Fakultas serta mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan.

Wakil Rektor Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT.,Ph.D.,IPU dalam sambutannya menyampaikan Program MBKM ini adalah salah satu program dari Kementerian yang isinya bermacam-macam MBKM.

“Di mana ada kewirausahaan, pertukaran mahasiswa merdeka (PMM), ada proyek ke desa, magang (MSIB) dan lain sebagainya. Bahkan ada program pasar rakyat yang sudah terlaksana dan semester ini belum ada,” ungkapnya.

Pasar rakyat ini ternyata memberikan dampak yang sangat bagus bagi pedagang-pedagang di pasar memberikan bagaimana penggunaan digitalisasi yang diajarkan di pasar itu.

“Kemudian terkait dengan kegiatan ini, kita sebagai perguruan tinggi merupakan garda terdepan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul. Bagaimana pada era keemasan nanti yakni pada tahun 2045 ini, mahasiswa ini akan menjadi pemimpin-pemimpin kita nantinya, Maka dari itu munculkan bagaimana mahasiswa bisa menjadi ‘agent of change’, agen penggerak dan pembuat kreasi sesuatu yang baru sehingga memajukan negara kita,” papar Prof Ngakan.

Berbicara tentang mitigasi bencana tidak hanya berbicara bagaimana mengantisipasi bencana tersebut tetapi juga bagaimana  mempersiapkan community atau masyarakat kita untuk menghadapi bila terjadi bencana.

“Bagaimana peran mahasiswa yang selama ini hanya sukarela dan sementara, dimana sekarang dengan program MBKM ini bisa dilakukan selama 6 bulan untuk terjun ke desa dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana mempersiapkan mereka untuk mengatasi bila terjadi bencana. Mudah-mudahan peran mahasiswa bisa membantu masyarakat yang membutuhkan khususnya dibidang mitigasi bencana,” pintanya.

Wakil Rektor berharap para Dekan dan Koorprodi dapat memfasilitasi konversi 20 SKS untuk mahasiswa yang mengikuti program ini, karena ini dapat mendukung capaian IKU di perguruan tinggi.

“Dekan dan Koorpordi agar dapat mensuport mahasiswa mengikuti program MBKM ini,” tutup Prof Ngakan.

Workshop menghadirkan beberapa narasumber yakni Dr. Ir. I Ketut Sardiana, M.Si dengan materi Program MBKM Mitigasi Bencana, Dr. I Made Sarjana, SP.,M.Sc dengan materi Sosiologi Pedesaan dan Pemberdayaan Masyarakat, Dr. Ni Luh Ramaswati Purnawan, SS.,M.Comn dengan materi Komunikasi Efektif.

Selain itu Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sutarja, ST.,MS.,IPM.,ASEAN.Eng dengan materi Mitigasi Kebencanaan dan Abd. Rahman As-syakur, Sp.,M.Si.,Ph.D dengan materi Pemetaan Bencana serta selaku moderator Ir. Ariany Frederika, MT. (BB/501)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita4939-Universitas-Udayana-Gelar-Workshop-Mitigasi-Proyek-Kemanusiaan-Peningkatkan-Masyarakat-MBKM.html

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button