Monday, 22-07-2024
Peristiwa

Residivis Diringkus Usai Curi Motor yang Ditinggal Korban Bersembahyang

Ket foto: Kapolsek Seririt AKP Made Suwandra memberikan keterangan pers terkait curanmor yang diduga dilakukan Gede Muliawan Alias Moli (29) di Mapolres Buleleng, Kamis (13/10/2022).

Singaraja | barometerbali – Seorang residivis Gede Muliawan (29) alias Moli kembali ditangkap aparat kepolisian kali ini karena mencuri sepeda motor milik korban yang sedang bersembahyang. Demikian terungkap dalam keterangan pers yang disampaikan Kapolsek Seririt AKP Made Suwandra di Mapolres Buleleng, Kamis (13/10/2022).

Berawal dari I Gede Pageh Darma, 49 tahun, yang melaporkan telah kehilangan satu unit sepeda motor Honda Supra X tahun 2002 warna hitam dengan nomor polisi DK 4830 UA, milik korban sendiri yang diparkir di warung BCA (Be Celeng Asli) di Jalan A. Yani Seririt, Minggu (9/10/2022) pukul 17.30 wita.

“Dengan hilangnya sepeda motor tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 9.000.000.- (Sembilan juta rupiah),” sebut AKP Suwandra didampingi Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya dan Kanit Reskrim Iptu Komang Sudarsana.

Dikatakan sebelumnya korban pada saat itu memarkir sepeda motornya dengan kunci masih nyantol ditinggal sembahyang yang bertempat dibelakang warung milik korban dan setelah sembahyang ternyata sepeda motor korban telah hilang.

Berdasarkan laporan dari korban I Gede Pageh Darma, kemudian Kapolsek Seririt AKP Made Suwandra, langsung meresponnya dengan Kanit Reskrim IPTU Komang Sudarsana, bersama unit opsnalnya melakukan penyelidikan dugaan tindak yang telah terjadi.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan dengan intensif berawal dari pemeriksaan di TKP, terlihat dari CCTV yang ada di warung tersebut adanya seseorang yang berpura-pura duduk di atas sepeda dan sempat mengamati situasi disekitarnya dan merasa sudah aman kemudian orang tersebut menghidupkan sepeda motornya dan membawa kabur,” terang Kapolsek Suwandra.

Dari hasil penyelidikan berdasarkan informasi dari saksi-saksi yang ada baik di TKP maupun saksi fakta lainnya, diduga pelaku membawa kabur sepeda motor tersebut menuju kearah barat dari TKP, diduga ke Desa Ularan Kecamatan Seririt.

“Selanjutnya dari pengembangan penyelidikan, akhirnya pada tanggal 11 Oktober 2022 diperoleh informasi bahwa orang yang mengambil sepeda motor tersebut diduga berasal dari Desa Ularan dan sebelumnya pernah pada tahun 2021 mengambil sepeda motor orang lain yang telah mendapatkan vonis hukuman selama 5 bulan dan telah menjalani hukuman,” jelasnya.

Orang tersebut diduga Gede Muliawan Alias Moli, umur 29 Tahun bertempat tinggal di desa Ularan Kecamatan Seririt, dan saat akan dilakukan penangkapan terduga pelaku sempat bersembunyi di salah satu rumah pamannya tetapi akhirnya berhasil diamankan bersama dengan barang bukti sepeda motor milik korban.

“Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Polsek Seririt untuk dilakukan proses hukum,” imbuh AKP Suwandra.

Pada saat terduga pelaku dilakukan pemeriksaan, mengakui atas perbuatan yang telah dilakukan. Niat pelaku mengambil sepeda motor tersebut pada saat melihat sepeda motor tersebut kuncinya masih nyantol, saat itu pelaku berjalan kaki dari desa Ularan menuju Seririt.

“Terhadap pelaku sampai saat ini masih diamankan di Rutan Polsek Seririt dan disangka telah melakukan tindak pidana pencurian biasa. Sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tutup Kapolsek Seririt AKP I Made Suwandra. (BB/501/res/bllg)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button