Sunday, 21-07-2024
Info

Bahas Peluang Kerja Sama SAR, Kabasarnas Terima Kunjungan Senator Australia

Ket foto: Kunjungan Assistant Minister for Infrastructure and Transport Australia, Senator the Hon Carol Brown di Gedung Basarnas Bali, Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (19/10/2022). (sar/ay)

Jimbaran | barometerbali – Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) TNI Henri Alfiandi menerima kunjungan dari Assistant Minister for Infrastructure and Transport Australia, Senator the Hon Carol Brown untuk membahas kemungkinan kerja sama antara Indonesia dengan Australia di bidang SAR (pencarian dan pertolongan) di ruang rapat Gedung Bimasena, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Jimbaran, Kuta Selatan, Rabu (19/10/2022) siang.

Dalam kunjungannya, Senator the Hon Carol Brown didampingi Adviser to the Assistant Minister for Infrastructure and Transport, Transport Counsellor Departement of Infrastructure. Sementara itu, Kabasarnas didampingi oleh Deputi Sarana dan Prasarana Basarnas, Marsekal Muda TNI, Fakhrizet, S.Sos. dan Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, S.E., M.A.P.

Pada kesempatan tersebut disinggung juga terkait kesiapan Basarnas dalam mengantisipasi kegiatan KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada awal bulan November 2022.

“Basarnas telah menyiapkan 2 unit helikopter untuk mengantisipasi apabila diperlukan jika terjadi keadaan darurat, seperti gempa bumi atau tsunami,” ungkap Kabasarnas Henri.

Menurutnya wilayah Nusa Dua, di mana nanti akan diselenggarakan KTT G20, merupakan tempat yang relatif aman karena berada pada ketinggian. Namun demikian Basarnas telah siap untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk apabila terjadi gempa atau bahkan berdampak terjadinya tsunami. Selain Alut udara, Basarnas juga telah mempersiapkan personel dan rencana operasi SAR jika diperlukan langkah evakuasi.

Di sela perbincangan Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi juga menjelaskan penanganan apa saja yang mendominasi selama kurun waktu terakhir ini.

“Sebagian besar kejadian yang ditangani Basarnas adalah kecelakaan di perairan, salah satunya kejadian nelayan hilang saat melaut,” kata Henri.

Disinggung pula adanya ketimpangan antara jumlah penduduk yang ada di Indonesia dan jumlah personel Basarnas.

“Jumlahnya tidaklah sebanding, maka diambil langkah dengan melakukan koordinasi, kerja sama dan pelatihan-pelatihan kepada unsur SAR ataupun relawan,” tandas Marsdya Henri.

Acara pertemuan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata. Selanjutnya mereka menuju halaman kantor untuk melihat peralatan SAR dan juga kendaraan operasional.

Sebelum meninggalkan kantor, Senator the Hon Carol Brown mengucapkan terimakasih atas sambutannya, dan mengapresiasi kesiapan Basarnas dalam penanganan SAR di Indonesia, khususnya untuk warga Australia yang berkunjung ataupun berlibur ke Indonesia. (BB/501/ay)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button