Saturday, 22-06-2024
Pendidikan

Prodi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unud Gelar “Coaching Clinic” RPS OBE

Ket foto: Coaching Clinic bertema RPS OBE (Case Method) dan Metode TPB (Team Based Project) di Ruang Senat Fakultas Pertanian Unud, Gedung Agrokompleks lantai 2, Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Rabu (19/10/2022). (fp/unud)

Denpasar | barometerbali – Prodi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud) mengadakan Coaching Clinic dengan tema RPS OBE (Case Method) dan Metode TPB (Team Based Project) di Ruang Senat Fakultas Pertanian Unud, Gedung Agrokompleks lantai 2, Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Rabu (19/10/2022).

Coaching Clinic dilakukan secara hybrid lewat Webex dan secara offline. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Prodi Agroekoteknologi, secara offline dihadiri juga oleh Wakil Dekan bidang akademik, Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS, Koprodi Agroekoteknologi FP, Dr. Ida Ayu Putri Darmawati, SP., MP dan I Putu Sudiarta, SP, M.Si, Ph.D sebagai Ketua UP3M sekaligus sebagai narasumber

Wakil Dekan bidang akademik, Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS, membuka Coaching Clinic yang dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena pada saat sekarang semua kegiatan akademi berhubungan dengan IKU 7 (Indikator Kinerja Utama).

“Sehingga untuk itu perlu di-upgrade terus RPS kita mengikuti RPS OBE dan Metode TPB sesuai dengan pencapaian Kinerja Utama bagi Perguruan Tinggi Negeri yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” jelas Dr. Kartini. 

I Putu Sudiarta, SP., M.Si, Ph.D selain sebagai narasumber sekaligus sebagai UP3M Fakultas Pertanian, mengemukakan untuk mewujudkan Transformasi Pendidikan Tinggi melalui 8 Indikator kinerja Utama (IKU) yang salah satunya adalah mengimplementasikan IKU 7 yakni kelas yang kolaboratif dan partisipatif.

“Selama ini RPS di Prodi Agroekoteknologi belum mengimplementasikan RPS OBE dan Metode TPB, diharap setelah pelaksanaan Coaching Clinic Penyusunan RPS berdasarkan RPS OBE dan Metode TPB dalam proses pembelajaran di Fakultas Pertanian wajib dilakukan,” harapnya.

Selanjutnya untuk Metode Pembelajaran dalam OBE dan TPB dapat dipilih pelaksanaannya melalui diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis masalah atau  metode pembelajaran lain yang dapat secara efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran lulusan.

Ditambahkan pula oleh I Putu Sudiarta, SP, M.Si, Ph.D setiap mata kuliah dapat menggunakan satu atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran.

“Untuk lebih mudah peserta memahami pembelajaran dalam OBE dan TPB ditampilkan beberapa contoh implementasi Case Method dan Team Based Project,” pungkasnya. (BB/501)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2022-Coaching-Clinic-RPS-OBE-Case-Method-Prodi-Agroekoteknologi-Fakultas-Pertanian-Universitas-Udayana.html

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button