Saturday, 22-06-2024
Peristiwa

Bupati Suwirta Bantu Perbekel 4 Kendaraan Sampah di TOSS

TOSS Center Diharapkan jadi Learning Center Metode Pengolahan Sampah

Foto: Penyerahan bantuan 4 paket kendaraan dan gerobak pilah sampah oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta kepada 4 Perbekel di TOSS Center Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis (27/10/2022). (gs/bj)

Klungkung | barometerbali – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyerahkan bantuan paket kendaraan motor roda tiga dan gerobak pilah sampah kepada Perbekel di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis (27/10/2022).

“Jaga dan rawat alat ini dengan sebaik-baiknya, sehingga nantinya tidak mudah rusak dan bisa dipergunakan dengan baik,” pinta Bupati Suwirta.

Adapun 4 paket kendaraan roda tiga dan gerobak sampah tersebut masing-masing diserahkan kepada Perbekel Desa Pesinggahan, Desa Bakas, Desa Ped dan Desa Batununggul.

Selain itu, Bupati Suwirta juga berharap para perbekel bisa menjadi garda terdepan dalam menuntaskan permasalahan sampah terutama di desa-desa.

“Saya meminta agar seluruh masyarakat mari lebih meningkatkan kedisplinan untuk memilah sampah dari rumah agar nantinya program 100 persen TOSS Desa bisa berjalan maksimal,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung I Ketut Suadnyana menambahkan sementara alat ini merupakan pengadaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun Anggaran (TA) 2022.

“DAK dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dengan total biaya sebesar Rp167.770.000,” tandas Suadnyana.

TOSS Center Diharapkan Jadi Learning Center Metode Pengolahan Sampah

Untuk mengetahui informasi awal berdirinya TOSS Center ini, seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Klungkung, Sabtu, (15/2/2020), TOSS Center disebutkan sudah beroperasi sejak akhir Januari 2020 lalu. Saat Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengunjungi tempat ini, TOSS Center ini dikatakan akan menjadi Learning Center (pusat pembelajaran-red) semua teknik pengolahan sampah. Awalnya seluruh pegawai TOSS berjumlah 30 orang yang sebagian besar kaum ibu-ibu dan memiliki 5 mesin pencacah, 2 mesin pelet dan 2 buah mesin pencacah plastik.

Proses Pemilihan Sampah menjadi Pupuk, Minyak, dan Pelet sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Di TOSS Center ini dilakukan proses mulai dari pemilahan sampah organik dan plastik, pencacahan sampah plastik, pengolahan sampah plastik menjadi paving blok dan aspal serta mengolah sampah plastik menjadi minyak plastik. Selain diolah, sampah plastik juga ada yang akan dijual. Sementara itu sampah organik akan diolah menjadi pupuk osaki, diolah dengan proses penyeumisasi serta diolah menjadi pelet sebagai bakan bakar pembangkit listrik.

Saat ini sampah yang ditangani TOSS Center berasal dari sampah Kota Semarapura Klungkung dan sampah dari Desa Kusamba. Pada tahap awal operasional per hari TOSS Center menerima 3 mobil pick up sampah dan mampu mengolah sampah sebanyak 6M3 atau satu truk sampah. Secara bertahap akan ditingkatkan sesuai ketersediaan alat dan tenaga. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button