Sunday, 23-06-2024
Pendidikan

Dosen Keperawatan Unud Ciptakan Intervensi “SI PINTAR”

Dalam penelitiannya pada kegiatan SENASTEK 2022

Foto: Presentasi SI PINTAR oleh Ns. Ni Luh Putu Shinta Devi, M.Kep., Sp.KepAn., di The Patra Bali Resort & Villas, Kuta, pada Kamis, (1/12/2022). (lppm/unud)

Kuta | barometerbali – Dosen Program Studi Keperawatan Universitas Udayana Ns. Ni Luh Putu Shinta Devi, M.Kep., Sp.KepAn., mengangkat latar belakang mengenai angka kematian pada balita yang cukup tinggi di dunia, termasuk Indonesia dalam acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SENASTEK) 2022 hari ketiga yang dilaksanakan di The Patra Bali Resort & Villas, Kuta, pada Kamis, (1/12/2022).

Shinta Dewi memaparkan penyebab-penyebab dari kematian pada anak tersebut sebagian besar berasal dari penyakit-penyakit yang seharusnya bisa dicegah sebelumnya seperti pneumonia dan diare.

“Kemudian, penyebab lainnya adalah terlambatnya anak mendapat penanganan, di mana keterlambatan ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan ibu atau orang tua dalam mengenali tanda dan gejala penyakit pada anak serta terlambat dalam memberikan penanganan yang tepat,” terangnya.

Oleh karena itu, Shinta Devi memberikan intervensi yaitu Sambungkan Ibu dengan Pusat Informasi Seputar Perawatan Anak (SI PINTAR) yang berupa pemberian e-modul dan video agar mudah dipahami oleh orangtua dan di-share melalui WhatsApp.

Hal ini didasari karena dari hasil penelitian sebelumnya diketahui bahwa sebagain besar orangtua mencari informasi melalui media sosial. Hasil penelitian mendapatkan 60 sampel dengan mayoritas ibu sebelum diberikan intervensi kurang memahami tanda bahaya penyakit umum penyakit pada anak, tanda keparahan gangguan sistem pernapasan, dan tanda diare dengan dehidrasi.

“Setelah diberikan intervensi terdapat peningkatan kemampuan ibu dalam mengenali tanda dan gejala penyakit pada anak serta perilaku mencari pelayanan kesehatan. Hasil penelitian ini akan diteruskan ke kader posyandu-posyandu yang terletak pada banjar-banjar untuk diberdayakan dalam melanjutkan intervensi SI PINTAR,” ungkapnya.

Shinta Devi menyelesaikan pendidikan terakhir di Universitas Indonesia dengan turut berpartisipasi sebagai peserta dalam kegiatan SENASTEK 2022 yang merupakan salah satu kegiatan dari Simposium Nasional Riset dan ABDIMAS Inovatif Berkelanjutan Universitas Udayana Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unud.

Shinta Devi mempresentasikan judul penelitiannya yaitu Efektivitas Program ”SI PINTAR” terhadap Pengenalan Tanda Anak Sakit dan Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan Ibu dengan Anak Balita.

Sepanjang mengikuti kegiatan SENASTEK 2022, kesan-kesan yang menarik disampaikan oleh Shinta Devi yaitu terkesan dari materi-materi penelitian yang dipresentasikan sangat bermanfaat dan menarik. Shinta Devi mengaku telah mengikuti kegiatan SENASTEK sebanyak tiga kali dengan menyatakan hal paling dirindukan dalam kegiatan SENASTEK ini adalah suasana offline yang sempat tidak terasa saat pandemi Covid-19 kemarin, karena bertemu dengan teman-teman dosen di Unud .

“Harapan ke depannya untuk SENASTEK yang akan datang agar hasil penelitian para peneliti juga dicantumkan abstraknya pada program book sehingga peserta lain dapat membaca hasil penelitian yang beragam dari para peserta pada SENASTEK ini,” harap Shinta Dewi. (BB/501)

Sumber: http://unud.ac.id

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button