Monday, 22-07-2024
Info

Jasa Raharja Bali Tercepat Se- Indonesia Bayar Santunan Korban Meninggal

Foto: Kepala Jasa Raharja Bali Abubakar Aljufri (kiri) didampingi Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja Cabang Bali, I Gusti Putu Ngurah Arga Gotama memaparkan capaian instansinya di depan awak media di Renon, Denpasar, Rabu (14/12/2022). (BB/db)

Denpasar | barometerbali – Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan, PT Jasa Raharja Cabang Bali berhasil meraih predikat tercepat menindaklanjuti korban kecelakaan di sejumlah wilayah di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali. Hal ini berdasarkan peringkat nasional anev (analisa evaluasi) luar biasa kantor PT Jasa Raharja pusat periode November 2022. Demikian diungkapkan Kepala PT Jasa Raharja Bali Abubakar Aljufri dalam konferensi pers di Warung Be Sanur, Renon, Denpasar, Rabu (14/12/2022).

“Kami juga selalu menyampaikan kepada para ujung tombak Jasa Raharja Cabang Bali, untuk selalu kerja cepat dan ikhlas kepada masyarakat yang menjadi korban laka lantas. Masyarakat tinggal melaporkan kejadiannya ke polisi, selanjutnya biar kami yang bekerja,” terang Abubakar.

Segenap usaha keras dan komitmen yang dibangun PT Jasa Raharja Cabang Bali dalam memberikan pelayanan cepat dan terbaik kepada masyarakat menjadi paramater penilaian yang dilakukan Jasa Raharja kantor pusat. Di mana dari 29 cabang yang ada di seluruh wilayah Indonesia, Cabang  Bali berada di posisi puncak.

PT Jasa Raharja Cabang Bali berhasil meraih predikat tercepat nasional dalam pembayaran korban meninggal dunia di TKP bersaing dengan 29 cabang PT Jasa Raharja se-Indonesia. (BB/db)

“Untuk pembayaran santunan korban Meninggal dunia (MD) di TKP, Jasa Raharja Bali berada di peringkat pertama dalam hal kecepatan pembayaran santunan dibandingkan 28 cabang lainnya di seluruh Indonesia. Apabila rata-rata pembayaran santunan korban meninggal dunia dari tanggal kecelakaan untuk MD TKP yang ditargetkan kantor pusat selama 3 hari, sedangkan yang dilakukan Cabang Bali, berdasarkan laporan hingga bulan Mei 2022 pembayaran di Cabang Bali untuk korban meninggal dunia, rata-rata dibayarkan  pada kisaran waktu 18 jam atau kurang dari 24 jam (kurang dari  satu hari), dan ini semua tidak akan terjadi tanpa adanya kordinasi  dan konsisten yang baik antara pegawai dan juga mitra terkait,” papar Abubakar.

Ia menegaskan tidak ada korban yang tidak terlindungi oleh Jasa Raharja. Untuk program ke depan pihaknya akan maksimalkan penyerahan santunan MD TKP.

“Karena kenapa, karena kita punya konsep, tidak bisa orang meninggal dunia itu lama-lama. Harus kita bantu karena butuh biaya pengobatan, biaya pemakaman. Tentunya kami harus hadir kepada korban MD TKP,” tandas Abubakar.

Kepala Jasa Raharja Bali Abubakar Aljufri saat menyampaikan program kerja dan capaian instansinya saat konferensi pers (BB/db)

Lebih lanjut, Abubakar menambahkan masih ada beberapa parameter pelayanan lainya yang menunjukkan masih konsistensi pelayanan kepada masyarakat dan juga kepada mitra kerja. Seperti untuk pembayaran korban kecelakaan di rumah sakit yang dilakukan secara overbooking atau pembayaran korban kecelakaan yang mengalami luka-luka melalui tagihan rumah sakit tanpa pasien membayar langsung ke rumah sakit, jika manajemen menargetkan 87,5% harus dibayarkan secara overbooking, maka Jasa Raharja Cabang Bali telah meng-cover 99,20 %.

“Pembayaran korban kecelakaan di 66 rumah sakit dan juga sejumlah klinik yang ada di wilayah Bali secara overbooking. Artinya melewati target yang diberikan. Semuanya dapat terjadi karena kerja tim, bukan perorangan atau kelompok tertentu. Realisasi rata-rata kecepatan penyelesaian santunan sejak pengajuan berkas lengkap hanya 8 menit dari target tahun 2022 selama 1 jam,” urainya

Terkait angka kecelakaan lalu-lintas PT Jasa Raharja Cabang Bali mengantongi angka yang mencemaskan karena melibatkan kelompok usia pelajar di daerah Bali hingga November 2022 sebanyak 36,06 persen.

“Didominasi kelompok usia produktif (26-55 tahun) sebanyak 41,12 persen.
Kemudian kelompok usia pelajar (11-25 tahun) sebanyak 36,06 persen, usia lansia (di atas 56 tahun) sebanyak 21,98 persen, serta usia balita dan anak-anak (0-10 tahun) sebanyak 0,84 persen. Jika dilihat data secara nasional, dalam setiap jam itu rata-rata ada tiga orang yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas,” sebutnya prihatin.

Angka usia muda yang menjadi korban lakalantas mendominasi penerima Santunan Jasa Raharja (BB/db)

Abubakar menyatakan salah satu pemicunya adalah orangtua terlalu dini memberikan keleluasaan bagi anaknya untuk mengendarai kendaraan bermotor padahal belum cukup umur dan kerap tak memakai helm.

“Oleh karena itu, kami mengimbau kepada para orang tua yang anak-anaknya masih SD dan SMP agar jangan dulu diizinkan untuk mengendarai kendaraan bermotor. Kami tidak ingin lagi ada pelajar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” tutur Abubakar.

Akibat naiknya kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi Bali juga berimbas pada peningkatan santunan yang harus dibayarkan Jasa Raharja dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pembayaran santunan Jasa Raharja Bali untuk periode Januari-November 2022 tercatat sebesar Rp52,86 miliar atau naik 67,30 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar Rp31,59 miliar.

Santunan sebesar Rp52,86 miliar lebih itu dibayarkan untuk 356 korban meninggal dunia dan 2.427 korban yang luka-luka karena kecelakaan lalu-lintas.

“Guna pencegahan kecelakaan lalu-lintas kami telah melaksanakan sejumlah program kegiatan seperti Jasa Raharja Goes to Campus dan Pelaksanaan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),” tutup Abubakar. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button