Sunday, 23-06-2024
Pendidikan

SNPMB Unud Dijaring lewat 3 Jalur

Foto: Sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) secara hybrid dan disiarkan langsung melalui akun Youtube Udayana TV dari gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (15/12/2022). (BB/yt/unud/db)

Jimbaran | barometerbali – Universitas Udayana (Unud) menggelar sosialisasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2023 dilaksanakan secara hybrid dan disiarkan langsung melalui akun Youtube Udayana TV TV dari gedung Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (15/12/2022).

Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan Ketua Pelaksana Eksekutif SNPMB Prof. Dr. Ir. Budi Prasetyo W.DESS, DEA, IPU dan Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek Asrijanty, MA, Ph.D.

Selain itu dihadiri juga Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT, Ph.D., IPU, para dekan di lingkungan Unud, Kepala Biro Akademik dan Kehumasan GN Indra Kecapa, Kadis Pendidikan Provinsi Bali yang mengikuti acara secara daring serta sekitar 200 kepala SMA/SMK se-Bali.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP usai memberikan sambutannya menjelaskan bahwa sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri tahun 2023 diselenggarakan oleh Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan sistem dan pengelola yang baru.

“Sistem penerimaannya baru dan pengelolaannya juga baru. Yang dulu dikelola oleh LMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) yang sekarang dikelola oleh BPPP (Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan),” ungkapnya kepada awak media.

“Ini akan ada perubahan karena kita akan memfasilitasi sekolah menengah, juga menyambungkannya dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi. Akan ada perubahan-perubahan terutama dalam sistem penerimaan yang berbasis tes, itu dulu hanya beberapa mata pelajaran yang dipakai sebagai komponen penerimaan tersebut. Sedangkan sekarang semua mata pelajaran itu sebagai komponen ya rata-ratanya menjadi bagian atau kategori dari indikator penerimaan tersebut. Di samping ada mata pelajaran yang dipersyaratkan oleh program studi masing-masing, itu yang agak beratnya pekerjaan dari masing-masing Perguruan Tinggi Negeri,” urai Prof. Rai.

Lebih lanjut dijelaskan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, terdapat tiga jalur masuk, yaitu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur Seleksi Mandiri.

“Penerimaannya melalui 3 (tiga) jalur yakni jalur prestasi melalui nilai rapor, jalur tes melalui UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) dan jalur mandiri. Komposisi prestasi rapor minimal 20 persen, sedangkan Udayana menerapkan 30 persen. Kita mau mengambil anak-anak pintar yang berbasis prestasi. Yang berbasis tes itu minimal 40 persen sedangkan untuk mandiri maksimal 40 persen. Total mahasiswa yang kita jaring sebanyak 7000 (tujuh ribu). Kami sudah siap,” pungkas Prof. Rai.

Untuk diketahui SNBP dan SNBT sepenuhnya dipersiapkan oleh Tim SNPMB, sedangkan jalur Seleksi Mandiri dikelola sepenuhnya oleh PTN masing-masing. Jalur SNBP dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik. Peserta SNBP adalah siswa kelas 12 yang akan lulus pada tahun 2023 dan tidak dikenai biaya untuk keikutsertaan dalam SNBP. Kuota minimum jalur SNBP masing-masing PTN adalah 20%.

Bagi siswa yang layak mendaftar SNBP, nilai rapor akan diinput melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Selanjutnya, siswa yang telah lulus SNBP 2023, seperti halnya siswa yang telah lulus SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri pada tahun 2021 dan 2022, tidak diperbolehkan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2023.

Peserta SNBT harus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang
diselenggarakan Pusat UTBK PTN. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK sebanyak satu kali. Untuk mengikuti UTBK dikenai biaya pendaftaran. Calon peserta yang dapat mengikuti SNBT 2023 adalah siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023.

Hasil UTBK hanya berlaku untuk mendaftar SNBT 2023. Mekanisme seleksi SNBT dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan PTN.

Pelaksanaan SNPMB 2023 diawali dengan Registrasi Akun SNPMB pada Portal SNPMB
(https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id). Mulai kegiatan pengisian PDSS, Pendaftaran SNBP, hingga Pendaftaran UTBK-SNBT, pendaftar wajib memiliki akun SNPMB-BPPP melalui Single Sign On (SSO). Registrasi Akun SNPMB diselenggarakan pada 14 Januari–15 Februari 2023.

Registrasi ini diperuntukan khusus lulusan 2023 dan akan ikut SNBP. Selanjutnya, Penetapan Siswa Eligible oleh Sekolah diadakan pada 3 Januari–8 Februari 2023; Pengisian PDSS 9 Januari–9 Februari 2023; Pendaftaran SNBP 14–28 Februari 2023. Pengumuman Hasil SNBP dijadwalkan pada 28 Maret 2023, sedangkan jadwal Pendaftaran Ulang peserta yang lulus SNBP dapat dilihat pada laman PTN penerima.

Tahap SNBT diawali dengan Registrasi Akun SNPMB 16 Februari–3 Maret 2023. Pendaftaran UTBK dan SNBT 23 Maret–14 April 2023. Pelaksanaan UTBK dilakukan dalam dua gelombang, yaitu Gelombang 1 pada 8–14 Mei 2023 dan Gelombang 2 pada 22–28 Mei 2023. Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNBT dijadwalkan pada 20 Juni 2023.

Pendaftar SNPMB 2023 dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Informasi detail dapat dilihat pada laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan di https://kipkuliah.kemdikbud.go.id.
Informasi resmi tentang SNBP dan UTBK-SNBT 2023 dapat dilihat pada laman
http://www.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Layanan Call Center pada nomor 08041450450 dan Help Desk melalui https://halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Akun media sosial SNPMB dapat dilihat pada IG: @_snpmbbppp, Twiter: @snpmb_bppp dan Tiktok:
snpmb_bppp, atau Facebook & Youtube: SNPMB BPPP. (BB/501)

Sumber: http://unud.ac.id

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button