Saturday, 22-06-2024
Peristiwa

Penemuan Mayat di Kawasan Pura Beji Srijong

Tim BPBD Tabanan dibantu polisi dan warga mengevakuasi jenazah Azqian Mahrus (17) yang ditemukan di kawasan Pantai sekitar kawasan Pura Beji Srijong, Banjar Dinas Payan, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Rabu, (4/1/2023) siang. (BB/fb/bpbd/tabanan)

Tabanan | barometerbali – Jenazah laki-laki tanpa busana yang ditemukan di kawasan pantai di belakang Pura Beji Srijong, masuk wilayah Banjar Dinas Payan, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Rabu, (4/1/2023) siang.

Pihak BPBD dalam laporannya menyatakan menerima informasi penemuan mayat dari prajuru pangempon Pura Srijong, Rabu (4/1/2023) pukul 12.00 Wita.

Korban diduga tenggelam tersebut atas nama Azqian Mahrus beralamat Banjar Dinas Munduk Ranti, Desa Tukad Aya, Kecamatan Melaya, usia 17 tahun, jenis kelamin laki-laki.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 3 mengevakuasi jenazah menuju Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD) Tabanan dibantu masyarakat, polisi, Bali Rescue, dan Puskesmas Selemadeg.

Di sisi lain kepada wartawan, Kapolsek Selemadeg AKP Nikolaus Sina Ruing membenarkan kejadian tersebut.

“Korban sempat dilaporkan hilang ke Mapolsek pada Selasa, 3 Januari,” ungkap Nikolaus pada Kamis, (5/1/2023).

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Bhabinkamtibmas Desa Antap untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya anggota Polsek Selemadeg bersama dengan tim gabungan melakukan evakuasi korban ke RSUD Tabanan.

“Hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena tenggelam. Nihil ditemukan luka bekas benda tajam atau tumpul,” tandas.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dan dikutip dari beritabali.com Kamis (5/1/2023), disebutkan korban hendak pergi ke Kuta bersama 6 temannya menggunakan tiga sepeda motor pada Minggu, (1/1/2023) sekitar pukul 09.00 Wita.

Korban Azqian Mahrus menaiki sepeda motor milik rekannya bernama Ahmad Iffan. Korban dibonceng oleh rekannya yang lain, Ahmad Rizki. Karena lalu-lintas di area Kuta macet, mereka akhirnya kembali ke Jembrana, namun dalam perjalanan kembali menemui kemacetan di wilayah Tabanan. Rombongan remaja ini pun akhirnya tercecer alias tidak dalam 1 rombongan lagi.

Akibat turun hujan, korban dan rekannya menunggu di toko Alfamart Bonian, Selemadeg. Sesaat kemudian korban minta izin kepada Ahmad Rizki untuk membeli BBM kendaraan yang mereka gunakan. 

Lama tidak kembali, Ahmad Rizki berinisiatif menelepon teman yang lain untuk segera bergabung dan mencari korban yang tidak muncul. Karena tidak ketemu dengan korban, akhirnya kakak sepupu korban bernama Hendri Bahtiar membuat laporan orang hilang di Polsek Selemadeg. 

Selanjutnya pada Rabu, (4/1/2023) atau tepat pada Hari Raya Galungan sekitar pukul 10.30 Wita seorang warga bernama I Made Budiarsa ketika melintas di sekitar TKP melihat sesosok mayat tergeletak di pesisir pantai. 

Bersama dengan keluarga korban, setelah diperiksa, diyakini bahwa itu adalah korban Azqian Mahrus yang dikenali dari kuku jari jempol kiri panjang dan gigi taring bawah yang agak panjang serta gigi seri rahang atas agak masuk ke dalam. (BB/501)







Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button