Sunday, 21-07-2024
Peristiwa

Apotek Sehat Farma Gianyar Terbakar

HANGUS: Bangunan Apotek Sehat Farma Gianyar (kiri) mengalami kebakaran diduga akibat korsleting listrik di lantai 2 dan anggota Polsek Gianyar (kanan) melakukan olah TKP, Senin (9/1/2023). Foto: polsek/gianyar/istimewa

Gianyar | barometerbali – Diduga akibat korsleting listrik, bangunan Apotek Sehat Farma di Jl. Majapahit, lingkungan Teges Kaja, Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar, dilalap si jago merah, Senin (9/1/2023) 11.30 wita.

Menindaklanjuti adanya laporan warga terkait peristiwa kebakaran, personel SPKT Polsek Gianyar dipimpin Kapolsek Kompol I Ketut Tomiyasa langsung mendatangi TKP.

Menurut keterangan saksi di TKP, sekira pukul 11.20 Wita saksi melihat adanya asap mengepul di atap lantai 2 bangunan bangunan Apotek Sehat Farma, dan berteriak, “kebakaran!”.

Kemudian korban yang juga pemilik bernama Susanto (53) memeriksa ke lantai 2 bangunan dan dilihat api sudah membesar.

“Di lantai 2 adalah tempat penyimpanan kursi roda dan beberapa stok obat obatan. Kemudian saya langsung menghubungi petugas damkar,” ungkapnya kepada polisi.

Selanjutnya petugas damkar datang dengan 4 unit kendaraan.

Api kemudian dapat dipadamkan setelah 1 jam 20 menit oleh petugas pemadam kebakaran.

Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa, membenarkan telah terjadi peristiwa kebakaran tersebut.

“Dari laporan warga adanya peristiwa kebakaran saya pimpin anggota langsung menuju TKP,” tandasnya.

Kapolsek Gianyar menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar pada lantai 2 Apotek Sehat Farma.

“Yang terbakar pada lantai 2 yang menurut pemilik bangunan sebagai tempat penyimpanan kursi roda dan beberapa stok obat obatan” jelasnya.

Sementara itu dari hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga adanya korsleting listrik pada bangunan tersebut.

“Untuk penyebabnya sementara diduga karena korsleting listrik dan korban memperkirakan atas peristiwa kebakaran ini mengalami kerugian sekitar 200 juta. Korban juga tidak melaporkan peristiwa kebakaran ini karena mengikhlaskan dan menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah,” pungkas Tomiyasa. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button