Wednesday, 12-06-2024
Info

Bentrok Pedawa vs Sidatapa adalah Hoaks

Situasi kondusif dan terkendali di wilayah Polsek Banjar, Buleleng. Foto: polsek bjr/res bllg

Singaraja | barometerbali – Informasi yang beredar pada jejaring media sosial dan juga pada WhatsApp Group (WAG) pada hari Jumat, (13/1/2023) yang isinya, “Swastiastu 🙏 Semeton unit seririt, sekedar info mohon di kabarkan ke saudara/ kluarga yg akan mlewati desa sidatapa dan pedawe agar mencari jalur alternatif yg lain karna desa sidatapa dan pedawa sedang ada konflik 🙏🙏suksma“, merupakan berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Seperti disampaikan Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi media ini menegaskan berita tersebut adalah informasi yang bohong alias hoaks.

“Berita yang tidak benar, karena sesungguhnya yang terjadi adalah orang meninggal dunia karena jatuh dari pohon bunga sandat yang ada di sebelah tempat penampungan sampah (TPS) di Banjar Dinas Sema, Desa Patemon Seririt,” ungkapnya Jumat (13/1/2023).

Korban yang diduga jatuh dan meninggal dunia tersebut adalah Putu Ngurah Mimba, (62) pekerjaan ojek, dan beralamat di Banjar Dinas Paneraga Desa Patemon Kecamatan Seririt, Buleleng.

Pihak keluarga menurut Sumarjaya sudah menerima bahwa korban murni meninggal akibat jatuh dari pohon bunga sandat, pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah menerima bahwa korban meninggal akibat jatuh dari pohon.

Namun di sisi lain Kasi Humas mengakui memang sempat terjadi perkelahian namun sifatnya masalah pribadi dan tidak melibatkan bentrok massal warga antar-dua desa seperti isu dan info yang beredar di media sosial.

“Tidak benar itu, hanya perkelahian biasa dan kebetulan yang berkelahi dari dua desa dan tidak melibatkan desa, kasus ini langsung ditangani kapolsek dan aparat desa masing masing,” tegas Sumarjaya. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button