Wednesday, 12-06-2024
Peristiwa

Turki Diguncang Gempa, Tewaskan 2.379 Orang dan 14.483 Terluka

Kondisi sebuah gedung bertingkat luluh lantak hingga rata dengan tanah di Distrik Pazarcik, Provinsi Kahramanmaras, Turki akibat gempa dahsyat M7,8 yang terjadi Senin (6/2/2023) dini hari. (Foto: Rauf Maltas/Anadolu Agency via Getty Images)

Turki | barometerbali – Negara Turki diguncang gempa dahsyat dengan magnitudo 7,8, Senin (6/2/2023) dini hari. Korban gempabumi terutama di Turki bagian selatan, dilaporkan terus bertambah. Terkini, menurut Wakil Presiden Turki Fuat Oktay, sedikitnya 2.379 orang tewas dan 14.483 lainnya menderita luka-luka di 10 provinsi. Gempa tersebut juga dirasakan di sebagian Negara Suriah.

Kerusakan besar akibat gempa ini terjadi di Distrik Pazarcik, Provinsi Kahramanmaras, di beberapa provinsi lain, seperti Gaziantep, Sanliurfa, Diyarbakir, Adana, Adiyaman, Malatya, Osmaniye, Hatay, dan Kilis. Demikian dikutip dari Anadolu, Selasa (7/2/2023).

Pada siang hari gempa kencang berkekuatan magnitudo 7,6 kembali melanda Kahramanmaras pada pukul 13.24 siang (10.24GMT), yang kedua ini terjadi di distrik Elbistan, Kahramanmaras.

Wakil presiden mengatakan, sudah 7.840 orang diselamatkan dari reruntuhan bangunan.

Tatar menyebutkan lebih dari 25.000 orang, termasuk tentara Turki, saat ini sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di daerah yang terdampak.

Sejauh ini menurutnya, 250 juta lira Turki (sekitar USD13,3 juta) dana darurat telah dialokasikan ke provinsi-provinsi terdampak bencana.

Ia menambahkan perusahaan Pipa Minyak Turki (BOTAS) menghentikan sementara aliran minyak mentah di wilayah tersebut.

Saat ini tidak ada ancaman tsunami ke pantai Mediterania Timur di sisi Turki, menurut AFAD.

Setelah gempa bumi, militer Turki membangun “koridor udara untuk penyaluran bantuan” dan pengiriman tim pencarian dan penyelamatan ke wilayah bencana.

“Kami mengerahkan pesawat kami untuk mengirim tim medis, tim SAR, dan kendaraan mereka ke zona gempa. Kami telah memaksimalkan kesiapan pesawat kami untuk menyediakan layanan transportasi yang diperlukan,” tambah Menteri Pertahanan Hulusi Akar.

Ia menerangkan sejumlah pesawat angkut, termasuk A-400M milik Angkatan Bersenjata Turki, mulai mengirimkan tim dan kendaraan pencarian dan penyelamatan ke wilayah tersebut. Pesawat ambulans juga menggunakan koridor bantuan udara tersebut.

“Angkatan Bersenjata Turki melanjutkan upayanya untuk menentukan kerusakan dan korban. Sayangnya, kami memiliki tiga korban yang jadi martir. Ada juga yang terluka,” pungkas Akar.

Gempa pagi di Turki diketahui berpusat di Gaziantep, dengan kedalaman 17,9 km. Kota itu merupakan rumah bagi total 2 juta orang.

“Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-sama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling sedikit,” tandas Presiden Recep Tayyip Erdogan. (BB/501/Anadolu)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button