Sunday, 23-06-2024
Pendidikan

Komang Krisna Heryanda Raih Gelar Doktor Ilmu Ekonomi FEB Unud

Promovendus Komang Krisna Heryanda, S.E., M.M., berhasil meraih gelar Doktor dalam Sidang Promosi Doktor di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Kamis (12/1/2023). (Foto: BB/501)

Denpasar | barometerbali – Promovendus Komang Krisna Heryanda, S.E., M.M., berhasil meraih gelar Doktor usai menyampaikan Disertasi yang mengangkat topik, “Analisis Kesejahteraan Petani Bawang Putih di Kabupaten Buleleng”, dalam Sidang Promosi Doktor di Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Kamis (12/1/2023).

Sidang Promosi Doktor ini dilaksanakan secara offline, di mana Promotor dari Promovendus ini adalah Prof. Dr. Made Suyana Utama, S.E., M.S., serta Kopromotor Prof. Dr. Ni Nyoman Yuliarmi,S.E., M.P. dan Kopromotor II adalah Dr. Ida Bagus Purbadharmaja, S.E., M.P.

Ujian ini dipimpin ketua sidang Koprodi, Prof. Dr. Ni Nyoman Yuliarmi, S.E., M.P.

Dalam pemaparannya Komang Krisna menyampaikan kemiskinan mayoritas ditemukan pada masyarakat yang penduduknya menggeluti pekerjaan di sektor pertanian. Pendapatan menjadi masalah utama di sektor pertanian yang disebabkan tidak efisiennya penggunaan sumber daya dalam proses produksi mengakibatkan hasil yang diperoleh lebih rendah dari sumber daya yang dikeluarkan oleh petani selama proses produksi mengutip Hinderink & Sterkenburg, 1985; JettéNantel et al., 2011; Wortmann-Kolundzija, 2019.

“Ketidakefisienan dalam penggunaan sumber daya dikarenakan teknik pertanian yang diterapkan petani masih tradisional, sehingga sumber daya yang telah dihabiskan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh petani,” jelasnya.

Tujuan dari disertasi ini imbuh Komang Krisna adalah menganalisis peran pemerintah, kelembagaan petani dan kompetensi petani terhadap kemampuan adopsi teknologi informasi dan kinerja usaha tani serta kesejahteraan petani bawang putih di Kabupaten Buleleng.

Hasil penelitian dari promovendus adalah kesejahteraan petani bawang putih di Kabupaten Buleleng dapat diwujudkan melalui usaha sosial dan lembaga dalam membantu petani meningkatkan kesejahteraanya. Usaha sosial tersebut berasal dari peran pemerintah sebagai fasilitator dan kelembagaan petani dalam menjalankan fungsinya.

“Selain itu peningkatan kesejahteraan petani dapat dilakukan dengan peningkatan kompetensi petani dalam hal perencanaan, eksekusi, evaluasi maupun penjualan pascapanen,” tutup Komang Krisna.

Promovendus merupakan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Ganesha. Promovendus berhasil lulus ujian dengan predikat “Sangat Memuaskan”. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button