Wednesday, 12-06-2024
Kamtibmas

Penyebar Video Hoaks Penculikan Anak Meminta Maaf

Pemilik akun Facebook Gung Ketawangsa bernama Anak Agung Ngurah Gede Kerta Wangsa (tengah) asal Br. Teruna, Desa/Kecamatan Blahbatuh didampingi Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa (kiri) akhirnya meminta maaf setelah menyebarkan video hoaks penculikan anak di Facebook. (Foto: Polres Gianyar/Hnd)

Gianyar | barometerbali – Informasi atau video yang menyatakan penangkapan penculikan anak di Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar pertama kali diunggah oleh akun Facebook Gung Ketawangsa sempat membuat masyarakat resah.

Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa dan Perbekel Desa Bakbakan I Gde Indra Ari Wangsa sebelumnya sudah menyatakan hal tersebut merupakan hoaks atau informasi bohong.

Karena beredarnya hoaks ini di media sosial (medsos) pihak Polsek Gianyar kemudian melakukan pemanggilan terhadap pemilik akun Facebook Gung Ketawangsa.

Pemilik akun Facebook Gung Ketawangsa bernama Anak Agung Ngurah Gede Kerta Wangsa asal Br. Teruna, Desa/Kecamatan Blahbatuh akhirnya meminta maaf atas perbuatannya.

Ia menyampaikan permintaan maafnya kepada pihak kepolisian dan masyarakat yang telah mengunggah sebuah video yang belum diketahui kebenarannya.

“Bersama ini saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak kepolisian khususnya Polres Gianyar dan Polsek Gianyar atas tindakan saya yang telah mengunggah sebuah video. Di mana video tersebut belum saya ketahui tentang kebenarannya. Namun saya membuat narasi seolah video tersebut adalah video penangkapan pelaku penculikan anak. Sehingga atas perbuatan saya tersebut menyebabkan keresahan masyarakat secara luas dan atas tindakan saya tersebut saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi” ucapnya.

Sementara itu Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa, telah membenarkan pemanggilan pemilik akun yang menggunggah hoaks

“Benar kita sudah panggil pemilik akun FB Gung Ketawangsa yang pertama kali mengunggah video hoaks tentang penangkapan penculikan anak, di mana hal ini sempat membuat masyarakat resah” ungkapnya, Kamis (9/2/2023) sore.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pemilik akun tidak mengetahui secara pasti kebenaran video yang diunggahnya.

“Setelah kita periksa, pemilik akun FB ini tidak mengetahui kebenaran video tersebut dan ditambahkan narasi tentang penangkapan penculikan anak. Anak Agung Ngurah Gede Kerta Wangsa ini mengakui kesalahannya dan meminta maaf,” imbuhnya.

Kapolsek Gianyar pun berpesan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial.

“Ini sebagai pelajaran untuk kita semua, pesan saya agar selalu berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial” pesannya. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button