Saturday, 22-06-2024
Hukrim

Jualan di Trotoar, 21 Pedagang Ditertibkan

Kelurahan Sesetan bersama Satpol PP Denpasar menertibkan para pedagang berjualan di badan jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Sesetan, Jumat (7/4/2023). (Foto: BB/DR/Ayu)

Denpasar | barometerbali – Untuk meningkatkan ketertiban, keamanan serta kenyamanan, Kelurahan Sesetan menertibkan 21 pedagang yang berjualan di badan jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Sesetan Jumat (7/4/2023).

Lurah Sesetan Putu Wisnu Wardana mengatakan, penertiban ini dilakukan karena mereka sangat menganggu ketertiban umum dan mengganggu lalu lintas. Kegiatan ini yang dilaksanakan bersama Satpol PP Kota Denpasar, Kecamatan Denpasar Selatan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sesetan, Linmas Kelurahan Sesetan. Dengan menyasar pedagang bermobil, pedagang rombong dan pedagang toko yang barang dagangannya ditempatkan diatas trotoar.

“Para PKL ini kami berikan teguran, imbauan dan edukasi serta pembinaan langsung terkait larangan berjualan dengan menggunakan badan jalan. Selain itu mereka juga melanggar Perda nomor 1 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, dimana dalam Perda tersebut dinyatakan bahwa larangan berjualan di atas trotoar dan badan jalan,” urai Wisnu Wardana.

Selain itu menurutnya para pedagang yang menggunakan badan jalan dan trotoar ini sangat menggangu para pejalan kaki dan menganggu ketertiban lalu-lintas. Dengan diberikannya teguran ini ia berharap agar para pedagang tidak lagi menggunakan badan jalan dan trotoar untuk berjualan. Kedepannya para pedagang serta masyarakat lainnya dapat bersinergi guna menciptakan Denpasar bersih, aman dan lestari.

“Mari bersama sama menjaga ketertiban umum, utamanya di Kelurahan Sesetan,” ajaknya.

Wisnu menambahkan bagi pedagang yang sudah diberikan peringatan sebanyak dua kali namun tetap membandel maka pihaknya juga memberikan panggilan untuk ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk diberi tindak lanjut berupa tipiring. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button