Sunday, 23-06-2024
Pendidikan

Mahasiswa Berprestasi FEB Unud Tegaskan Sarpras di Kampusnya sangat Memadai

MEMADAI – Sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan di Universitas Udayana menurut mahasiswa berprestasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Agus Erik Wistika Putra sangat layak dan memadai, diungkapkan saat ditemui awak media di Kampus Unud Sudirman Denpasar, Senin (17/4/2023). (Foto: BB/Db)

Denpasar | barometerbali – Adanya kabar mahasiswa Universitas Udayana (Unud) belajar lesehan dan fasilitas sarana prasarana (sarpras) disebutkan tidak layak ditepis oleh mahasiswa berprestasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Agus Erik Wistika Putra ditemui awak media saat berlangsung seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Unud di Kampus Unud Sudirman Denpasar, Senin (17/4/2023).

“Dari kapasitas saya sebagai mahasiswa FEB, saya tidak ada merasakan bahkan saya tidak pernah secara langsung mendengar ataupun melihat kejadian yang melibatkan kurangnya sarana prasarana. Bahkan saya sendiri sampai saat ini tidak mengalami hal itu dan bahkan difasilitasi dengan sangat baik,” ungkap Agus

Menyandang status sebagai mahasiswa Unud adalah sebuah kebanggaan tersendiri baginya. Ia mengajak teman-teman mahasiswanya untuk tetap semangat dan bangga menjadi mahasiswa Universitas Udayana,” tegas Agus.

Kebanggaan Agus bukan tanpa alasan, apalagi dirinya mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Universitas Udayana Tahun 2023.

“Saya mahasiswa Akuntansi di Pilmapres Unud membawa isu bagaimana bisa meningkatkan inklusi dan generasi finansial,” cetusnya.

Agus mengakui, Pilmapres tidak hanya ajang menjadi representasi bagi perguruan tinggi, namun jauh dari itu, melalui Pilmapres bisa berkontribusi lebih nyata bagi masyarakat terhadap persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar.

Ditegaskan kembali, dalam pengamatannya, ia mengakui sarana prasarana perkuliahan khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis sangat layak dan representatif bagi dirinya dan mahasiswa yang lain. Ia membeberkan kondisi riil bahwa berbagai fasilitas dan sarana prasarana yang disediakan di kampus oranye sangat layak dan memadai mulai dari sarana prasarana di kelas dan di luar kelas seperti bahan bacaan dan bahan untuk penelitian di perpustakaan khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Terima kasih pada semua fasilitas dan sarana prasarana yang disediakan fakultas dan universitas, sampai saat ini kami belajar dengan layak, dengan sangat layak bahkan,” tandas Agus.

Disinggung kasus hukum yang menimpa Universitas Udayana dan menyeret Rektor Unud Prof. Antara dalam kasus dugaan korupsi dana SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi), Wistika Putra menegaskan bahwa persoalan tersebut bisa menjadi refleksi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Udayana. Menurutnya, tidak ada jalan yang sempurna, selalu ada “kerikil” yang akan menghadang dan itu menjadi tantangannya.

“Dalam kapasitas saya sebagai mahasiswa, saya ingin mengingatkan teman-teman jangan sampai terganggu dengan adanya kasus ini, tetap fokus untuk menjadi insan Universitas Udayana yang tugasnya belajar mengabdi dan mengabdikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga menjadi insan yang unggul, mandiri dan berbudaya,” terangnya.

Kendati demikian, ia berharap permasalahan hukum yang menimpa Rektor Unud cepat selesai dengan baik dan kegiatan belajar-mengajar seperti biasa tetap berjalan lancar.

“Saya harap masalah ini cepat terselesaikan dan teman-teman tetap bisa fokus kepada tugasnya sebagai mahasiswa,” pungkas Agus. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button