Tuesday, 20-02-2024
Seremonial

Lantik PPI Kota Denpasar, Wali Kota Harap Pensiunan Berkontribusi Majukan Pembangunan

Foto: Wali Kota IGN Jaya Negara (kiri) melantik Ketua Dewan Pimpinan PPI Kota Denpasar masa bhakti 2023-2028 Dr Ir I Gusti Putu Anindya Putra, MSP, beserta pengurus lainnya di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Jumat (16/6/2023). (BB/Hms Kota Dps/Ngurah Dibia)

Denpasar | barometerbali – Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara melantik Ketua Dewan Pimpinan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Denpasar masa bhakti 2023-2028 Dr Ir I Gusti Putu Anindya Putra, MSP, beserta pengurus lainnya di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Jumat (16/6/2023).

Para pengurus PPI yang dilantik ini, adalah para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sebelumnya sempat menjabat di lingkungan Pemkot Denpasar dan di berbagai instansi pemerintah. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Dewan Pengurus PPI Pusat, Dewan Pengurus Provinsi Bali, Forkopimda Kota Denpasar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Denpasar serta para undangan lainnya.

Wali Kota Jaya Negara berharap para pensiunan ASN yang tergabung dalam organisasi PPI Kota Denpasar, tetap berkontribusi membantu pemerintah dalam upaya membangun dan memajukan Kota Denpasar.

“Beliau-beliau adalah senior kita, walaupun sudah pensiun tentu kontribusi beliau masih kita harapkan di dalam membangun Kota Denpasar ini,” ujarnya.

Wali Kota Jaya Negara memberikan ucapan selamat kepada Ketua PPI Denpasar Dr IGP Anindya Putra dan pengurus inti (BB/Hms Pemkot Dps)

Jaya Negara mengaku sangat mengapresiasi terbentuknya Dewan Pengurus PPI Denpasar ini. Wadah berhimpunnya para pensiunan ASN yang telah lama mengabdi untuk Denpasar ini pun diharapkan bisa selalu mendukung program-program Pemkot Denpasar.

“Saya harap para senior ASN yang telah lama mengabdi untuk Denpasar selalu mendukung program-program kerja pemerintah dan misi Pemerintah Kota Denpasar dalam memajukan Kota Denpasar,” harapnya.

Ia berharap PPI ini juga menjadi mitra pemerintah daerah. PPI ini diharapkan memberikan gagasan-gagasan untuk membawa Denpasar ke arah yang lebih maju.

“Saya membutuhkan ide-ide, saran serta masukan para senior untuk mengelola Kota Denpasar ini,” pungkas Jaya Negara.

Para Dewan Pengurus dan anggota PPI Kota Denpasar, PPI Bali dan PPI Pusat. (BB/Ngurah Dibia)

Ditanya terkait rencana kerja dalam mengawali tugasnya, Ketua PPI Kota Denpasar Dr Gusti Putu Anindya Putra, menjelaskan akan mendata keanggotaan terlebih dahulu agar lebih terstruktur.

“Kita akan mendata kembali pensiunan PNS yang ada di Kota Denpasar ini untuk menjadi anggota baru. Itu yang pertama. Saat ini mungkin jumlah anggotanya melebihi 100 orang,” ungkapnya kepada barometerbali.com di sela-sela acara.

Anindya Putra juga menandaskan sekalipun menjelang manula, pensiunan tak boleh hanya berdiam diri saja di rumah.

“Tentunya kami tidak akan merasa tua. Kami harus tetap bisa berpartisipasi dalam pembangunan. Dan juga apa yang kita miliki (saran, pemikiran) agar dimanfaatkan oleh generasi muda,” tandas mantan Kadis Tata Kota Denpasar ini.

Terkait persoalan kendala layanan kesehatan di fasilitas kesehatan dan rumah sakit di Kota Denpasar selama ini para pensiunan menurut Anindya Putra yang juga Dosen Planologi di Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar ini menyatakan tidak menemukan ada permasalahan.

“Contohnya kalau kami ke Puskesmas, kami dilayani secara spesifik atau khusus dan didahulukan. Kalaupun PPI Bali atau PPI Pusat akan memperjuangkan kemudahan bagi para pensiunan lanjut usia, kami persilakan, tapi yang jelas pelayanan kesehatan sudah cukup bagus di Denpasar,” imbuh mantan Kepala Bappeda Kota Denpasar ini

Ketua Dewan Pimpinan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Denpasar masa bhakti 2023-2028 Dr Ir I Gusti Putu Anindya Putra, MSP (BB/Ngurah Dibia)

Disinggung dengan rentannya mantan pejabat mengalami post power syndrome, usai menjabat menurutnya bisa diantisipasi dengan melakukan banyak aktivitas. Di mana post power syndrome adalah keadaan ketika seseorang belum sepenuhnya menerima kondisinya yang sudah tidak lagi bekerja maupun kehilangan kekuasaan dan wewenang.

“Berkegiatan dan melakukan pertemuan secara kontinyu. Tidak hanya sekadar arisan dan lain sebagainya tetapi kita mencoba masuk lebih ke dalam, bagaimana proses pembangunan itu bisa berlangsung. Karena bagaimanapun, anggota kami adalah mantan-mantan pejabat eselon II, III, IV, dan staf tentunya mereka mempunyai pengalaman spesifik pada saat mereka menjabat dan menjadi ASN. Ini adalah cermin yang bisa dimanfaatkan,” tutup Ketua PPI Anindya Putra.

Adapun yang dilantik menjadi Dewan Pimpinan Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Denpasar yakni Ketua Dr Ir I Gusti Putu Anindya Putra, MSP, Sekretaris AA. Rai Soryawan, SH dan Bendahara Drs. Made Widra, serta dilengkapi pengurus lainnya.

Editor: Ngurah Dibia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button