Monday, 26-02-2024
Ekbis

Siap Investasi Jutaan Dolar, Investor Tiongkok Sembahyang di Puri Gerenceng

Rombongan Jianxin Technology Company juga mohon doa restu di Pura Luhur Uluwatu

Foto: Rombongan investor Tiongkok dari Jinxin Technology Company yang dipimpin Mr Dong Hongwei saat memohon doa restu di Pamerajan Agung Puri Gerenceng Pemecutan, Denpasar, Minggu (27/8/2023). (BB/Ngurah Dibia)

Denpasar | barometerbali – Sejumlah investor asal Tiongkok di bawah bendera Jinxin Technology Company menemui tokoh masyarakat Anak Agung Ngurah Agung untuk memohon doa restu sebelum berinvestasi di Bali dengan melakukan persembahyangan di Pamerajan Agung Puri Gerenceng Pemecutan, Denpasar, Minggu (27/8/2023).

Tokoh Puri Gerenceng Pemecutan Anak Agung Ngurah Agung (Gung Gerenceng) bersama sang istri, menyambut hangat kedatangan para investor ini dengan membalutkan kain khas Bali (kamben), selendang, memasang udeng, dan mengalungi untaian bunga kamboja.

Turut mendampingi pada kunjungan tersebut GM Jinxin Indonesia Mr Bruce Lan, Mr Weng Li-Ze, Merchandiser Jinxin Tonghua Head Office, Ms Monica, Ms Ardelia didampingi DMS Corp Berijalan Jogya Ari Permata Nainggolan dan Commissioner DMS Corp Berijalan Jack Reacher.

Kedatangan mereka ke Bali saat ini adalah untuk menjajaki investasi di bidang perbankan, koperasi, finance, pembangunan waduk, sanitasi, pengolahan sampah, property, university, dan smelter.

Mr. Bruce Lan selaku General Manager, Jianxin Indonesia, mengaku mereka sudah membangun di Sulawesi Tenggara yang bekerja sama dengan Haji Jusuf Kalla.

“Selain meminta doa restu kepada puri, kita ada beberapa teman dari Tiongkok untuk mengenal culture (budaya) di Bali. Kita juga ada upaya untuk investasi di Bali terutama bidang infrastruktur. Jadi di Bali tamu-tamu (Tiongkok) tidak hanya jalan-jalan saja tetapi juga berinvestasi di Bali,” beber Bruce.

Selain infrastruktur, dirinya juga sempat menjajaki tentang bisnis pariwisata, makanya diajak untuk berkeliling di Bali agar dapat melihat apa yang dapat dikerjasamakan dengan para investor Tiongkok.

“Investasi yang akan digelontorkan mungkin kecil dulu dengan nilai jutaan dolar, kita hitung dulu ya kalo rupiahnya,” tandas Bruce.

Dalam penjelasan Anak Agung Ngurah Agung menyebutkan rombongan ini mengunjungi Puri Gerenceng untuk meminta doa restu alam semesta sebelum berusaha menanamkan modalnya di Bali.

“Mereka datang ke Puri Gerenceng karena akan berinvestasi dan membuka usaha di Bali. Di sini para investor memohon doa restu di Merajan Agung agar apa yang mereka kerjakan di Bali berhasil. Selain di sini, juga nanti kita agendakan ke Pura (Luhur) Uluwatu,” imbuhnya Gung Gerenceng.

Kunjungan ini juga menurutnya dalam rangka menjalin hubungan antarumat beragama, pengusaha, dan pemerintah.

“Setelah ini melihat-lihat potensi investasi di Bali, nanti mereka kan akan promosi di Cina,” jelas Gung Gerenceng.

Ia menuturkan hubungan kerajaan di Bali dengan Tiongkok sudah terjalin sejak sangat lama.

“Itu ada cerita legenda tentang Raja Sri Jaya Pangus bersama permaisurinya, Kang Cing Wie. Semua tentang perdagangan dan banyaknya konco-konco itu di seluruh Bali. Harapan saya UMKM Bali bisa dapat diterima di Cina, dan begitu pula barang-barang dari Cina,” tutup Gung Gerenceng seraya bergegas mengantarkan rombongan investor sembahyang di Pura Luhur Uluwatu, Kuta Selatan, Badung.

Editor: Ngurah Dibia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button