Sunday, 21-07-2024
Peristiwa

Mengaku Dianiaya Suami WNA, Comink Minta Polresta Bertindak Tegas

Foto: Ni Comink Minnie (39) selaku korban penganiayaan yang diduga dilakukan suaminya warga negara Australia inisial ACH (50) menuturkan kronologi kejadian kepada awak media, di Denpasar, Kamis (31/8/2023). (Sumber: Ngurah Dibia)

Denpasar | barometerbali – Tanpa alasan yang jelas seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia berinisial ACH (50), diduga melakukan tindak pidana penganiayaan kepada istrinya, seorang warga Negara Indonesia asal Karangasem Bali, Ni Comink Minnie (39).

Comink berharap polisi mengusut tuntas dan bertindak tegas atas tindakan penganiayaan yang dilakukan suaminya kepada dirinya yang terjadi pada Rabu (5/7/2023).

“Saya harap polisi bertindak tegas atas penganiayaan yang dilakukan suami saya. Kejadiannya sekitar pukul 18.30 Wita awalnya saya pergi ke restoran milik saya yang beralamat di Jalan Kartika Plaza Tuban Kabupaten Badung untuk bertemu dengan fotografer bernama Ari,” ungkap Comink kepada awak media di Denpasar Kamis, (31/8/2023).

Selanjutnya ia menjelaskan suaminya (terlapor, red) memeluk tubuhnya namun ia menolak. Setelah itu Comink menuju parkiran untuk pergi ke tempat gym namun diikuti oleh suaminya.

Comink menuturkan kejadian penganiayaan tersebut terjadi di mobil dipicu oleh pelaku yang menunjukkan sebuah foto, mengakibatkan dirinya naik pitam dan terjadilah penganiayaan tersebut.

“Saya emosi sehingga terjadi adu mulut, lalu suami mencekik leher dengan tangannya dan memegang kaki lalu menyeret saya sehingga terjatuh dari dari mobil yang jaraknya 4 meter dari tanah. Kemudian suami memukul kepala saya disertai menginjak kaki beberapa kali kemudian saya berusaha bangun dan di tendang lagi bagian pantat dan kaki saya,” tuturnya dengan nada sedih.

Kejadian tersebut ternyata dilihat oleh 5 orang, beberapa di antaranya supir freelance (paruh waktu, red) yang kemudian membantu membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

“Kemudian kami dipisahkan lalu saya diantarkan berobat ke Rumah Sakit Bali Med. Kemudian saya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Denpasar,” ungkap Comink, ibu dari 3 orang anak ini.

Tindakan penganiayaan tersebut mengakibatkan lebam di beberapa titik dan benjol. Ia pun sempat diinfus di rumah sakit selama perawatan medis atas kekerasan yang dilakukan sang suami.

Ia pun meminta dilakukan visum di rumah sakit Bali Med yang kemudian diserahkan ke pihak Polresta Denpasar.

Tak hanya itu, Comink juga melaporkan penganiayaan yang dilakukan suaminya itu dengan nomor registrasi Dumas/552/VII/2023/SPKT./Satreskrim/Polresta Denpasar/Polda Bali pada tanggal 7 Juli 2023.

“Ada memar pada kaki kanan dan kiri serta paha kiri, selain itu juga memar di punggung dan benjol pada bagian kepala,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait adanya kasus ini, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menjelaskan laporan tersebut sudah naik tingkat dari Pengaduan Masyarakat (Dumas) menjadi Laporan Polisi (LP)

“Peristiwa itu sudah dinaikkan jadi LP dan telah diperiksa 3 orang saksi termasuk saksi korban,” tandas Sukadi kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (1/9/2023).

Adapun pihak kuasa hukum terduga pelaku, ACH (50) hingga saat ini belum bisa dihubungi.

Editor: Ngurah Dibia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button