Tuesday, 27-02-2024
Peristiwa

Kebakaran TPA Suwung, Walikota Denpasar Keluarkan Surat Tanggap Darurat

Foto: Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, bersama Dandim 1611/Badung beserta pimpinan instansi terkait lainnya, meninjau langsung jalannya pemadaman kebakaran TPA Suwung yang sudah memasuki hari keempat ini, Senin (16/10/2023) pukul 05.00 Wita. (Sumber: Hms Polresta Dps)

Benoa | barometerbali – Pascadikeluarkannya Surat Keputusan Walikota Denpasar nomor: 188.45/2336/HK/2023, tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Suwung Kota Denpasar, Pejabat Forkopimda Denpasar mendatangi lokasi kebakaran untuk melihat langsung kebakaran di TPA Suwung Denpasar.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, bersama Dandim 1611/Badung beserta pimpinan instansi terkait lainnya, meninjau langsung jalannya pemadaman kebakaran TPA Suwung yang sudah memasuki hari keempat ini, Senin (16/10/2023) pukul 05.00 Wita.

Pemadaman ini dilakukan secara bersama-sama dengan cara menyemprotkan air untuk melakukan injeksi air ke area yang terbakar serta untuk melokalisir kebakaran agar jangan semakin meluas menggunakan 2 unit helikopter serta puluhan damkar dari seluruh Bali serta water cannon dari Polda Bali dan Polresta Denpasar.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Benoa Kompol Tri Joko Widiyanto, ketika ikut mendampingi Kapolresta Denpasar melakukan peninjauan ke lokasi kebakaran TPA Suwung pagi hari tadi.

“Hingga saat ini kegiatan penyemprotan air di lokasi kebakaran masih terus berlangsung tanpa berhenti, bahkan Forkopimda Denpasar sudah membentuk Pos Terpadu TNI Polri dan inkait (instansi terkait) untuk melayani warga terdampak yang membutuhkan bantuan akibat dari kebakaran tersebut,” ungkap Tri joko.

Akibat kebakaran yang sudah masuk kategori bencana ini, telah banyak warga mengungsi untuk sementara ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Polsek Benoa di awal kebakaran melakukan aksi sosial membagikan ribuan masker terhadap warga terdampak, agar warga tidak sampai terganggu kesehatannya akibat asap yang tebal di sekitar pemukiman.

“Kita semua berharap kebakaran ini dapat segera dipadamkan dengan kerja sama yang baik lintas instansi maupun masyarakat, agar warga terdampak bisa melakukan aktifitasnya kembali dan tidak sampai memperburuk polusi dimana saat ini juga musim panas yang cukup ekstrem,” pungkas Kapolsek Kompol Tri Joko.

Editor : Ngurah Dibia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button