Thursday, 22-02-2024
Demokrasi

Gus Yesa: Di Kancah Politik, Pemuda Bakar Semangat Perubahan

Foto: Ketua MPC PP Kabupaten Gianyar Ida Bagus Nyoman Devina Yesa (Gus Yesa) sebut pemuda adalah agen perubahan saat diwawancarai media di Wantilan DPRD Bali, Sabtu (28/10/2023). (Sumber:barometerbali/213)

Denpasar | barometerbali – Majunya anak muda seperti Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) mendampingi Cawapres Prabowo Subianto di perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada Pemilu 2024 dianggap membakar kembali semangat para pemuda-pemudi Indonesia untuk ikut serta sebagai agen perubahan di republik ini. Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Gianyar Ida Bagus Nyoman Devina Yesa usai acara peringatan HUT ke-64 Pemuda Pancasila, HUT ke-40 Srikandi Pemuda Pancasila, HUT ke-35 Satuan Pemuda dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila di Wantilan DPRD Bali, Denpasar, Sabtu (28/10/2023).

“Terjunnya Gibran di kancah Pilpres 2024 ini sebagai arti sebuah pesta demokrasi sesungguhnya, serta adanya perwakilan pemuda Indonesia maju untuk mewakili aspirasi masyarakat, diyakini mampu membawa perubahan positif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke depannya. Ini membakar kembali semangat para pemuda-pemudi Indonesia untuk ikut serta sebagai agen perubahan di republik ini,” papar Gus Yesa yang sudah 13 tahun malang-melintang di berbagai organisasi.

Ajang Pemilu 2024 ini menurutnya merupakan momen terbaik bagi para generasi muda Indonesia, yang biasanya sangat antipati terhadap politik, dengan adanya sosok pemuda Indonesia (Gibran, red) yang akan berjuang maju sebagai cawapres membawa aspirasi kaum muda tentu menjadi gebrakan baru menuju Indonesia emas 2045.

“Kita sekarang, pemuda harus mengambil alih peran ini, menjadi agen perubahan untuk negara ke depan,” tegas Gus Yesa yang juga bergerak di sektor bisnis properti dan advertising ini.

Pria asal Griya Gianyar, Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar itu menambahkan, politik saat ini merupakan wadah yang sangat efesien dalam konsep bermasyarakat para generasi milenial saat ini. Bali, secara khusus dengan kondisi geografis serta adat-istiadatnya, juga memiliki para calon-calon muda yang berkompeten menjadi pemimpin, diharapkan momentum Pemilu 2024 ini dapat merangsang para generasi muda Bali untuk bangkit bersama menjadi agen perubahan dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Ini kan suatu arus baru di Indonesia. Justru inilah saatnya unjuk taring kita, ini gaya kita anak muda. Tapi yang jelas, kita tetap harus mengedepankan etika dan sopan santun kepada para sesepuh (senior, red) yang terlebih dahulu terjun dalam politik. Secara demografi, saat ini sebesar hampir 60 persen kan Indonesia isinya para generasi milenial, jadi menurut saya kita sebagai kaum muda harus mengambil peran besar untuk perubahan yang lebih baik ke depannya,” pungkas Gus Yesa putera ketiga dari Ida Pedanda Nyoman Gianyar dan mendiang Ida Pedanda Istri Putu Gianyar. (213)

Editor: Ngurah Dibia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button