Tuesday, 20-02-2024
Prospek

Kura Kura Bali Targetkan Investasi Rp104 Triliun

Foto: Head of Communications and Community Relations Kura Kura Bali Zakki Hakim memaparkan konsep pembangunan KEK Kura Kura Bali saat media gathering and site tour di Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar, Rabu (20/12/2023). (Sumber: BB/Ngurah Dibia)

Denpasar | barometerbali – General Manager Communications Kura Kura Bali Zakki Hakim menargetkan investasi senilai Rp104 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Seluruh fasilitas akan dibangun kurun waktu 30 tahun dalam 5 fase di atas lahan seluas 498 hektare.

“Kami berharap kehadiran KEK Kura Kura Bali dapat menggenjot pertumbuhan investasi di Kota Denpasar. KEK Kura Kura Bali ingin berkontribusi meningkatkan pendapatan anggaran daerah (PAD) melalui kegiatan-kegiatan ekonomi hingga UMKM yang akan banyak beroperasi di sini. Proyeksinya dapat membuka destinasi pariwisata baru 1,2 juta kunjungan dalam 30 tahun ke depan,” harapnya.

Potensi pemasukan dari kunjungan wisatawan asing dari proyeksi 30 tahun ke depan menurutnya kurang lebih USD31,8 miliar atau setara Rp474,06 triliun.

Head of Communications and Community Relations Kura Kura Bali Zakki Hakim (Foto: Ngurah Dibia)

“KEK Kura Kura Bali dapat membuka 35 ribu lapangan pekerjaan dan 64 ribu tenaga kerja tidak langsung. Selain itu manfaat untuk Kota Denpasar 2052, total nilai investasi 6 kali PDB Denpasar. Peningkatan PDB 2,1 kali lebih besar, pertumbuhan ekonomi Denpasar 5,6 kali lebih besar. Peningkatan konsumsi per tahun per kapita 6,7 kali lipat dari Rp25 juta di 2022,” urai Zakki.

Lebih lanjut ia menjelaskan proyek pembangunan kawasan ini dilaksanakan dalam 5 fase yang diselesaikan secara bertahap mulai dari infrastruktur, utilitas bawah tanah, sarana pendidikan hingga hiburan.

“Fase pertama yakni infrastruktur utilitas. Infrastruktur utilitas seperti listrik, PAM, air bersih, fiber optik, high speed internet semua di bawah tanah. Untuk fase pertama infrastruktur sudah selesai, yakni delapan kilometer jalan, dua kilometer kanal, tujuh danau retensi air, dan semua infrastruktur utilitas,” rinci Zakki.

Untuk bahan yang digunakan membuat jalan di sepanjang KEK Kura Kura Bali bukan berasal dari aspal akan tetapi menggunakan suatu bahan dari paving block yang berfungsi untuk memastikan air masuk ke dalam tanah dan danau retensi, sehingga nantinya pulau tersebut memiliki sumber air tersendiri.

Selain itu, KEK Kura Kura Bali juga telah membangun sarana pendidikan dan hiburan. Sebagai komitmen Kura Kura Bali dalam sustainable development goals yang mengutamakan pendidikan, dibangun UID Bali Campus, kemudian pavilion, beach club, marina bertaraf internasional, grand outlet mall, hingga hotel bintang 6, dan restoran kelas atas.

Fasilitas sementara berikutnya seperti three mountains bamboo pavilion yang berkapasitas 350 orang hingga beach club.

Tak ketinggalan pembangunan marina bertaraf internasional yang diklaim sebagai marina berstandar internasional pertama di Indonesia.

Zakki mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Desa Serangan terkait rencana pembangunan marina internasional tersebut. Menurutnya, Dermaga Serangan akan difungsikan sebagai jembatan penyeberangan dan dermaga pengumpan.

“Kapal-kapal seperti yacht dan kapal mewah yang ingin ke Indonesia kan biasanya parkir di Malaysia, Singapura, atau Australia. Tapi, sekarang mereka bisa parkir di Kura Kura Bali,” sebut Zakki.

Untuk diketahui, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang baru, setelah sebelumnya ada KEK Sanur. KEK baru yang dimaksud ialah KEK Kura-Kura Bali, di mana telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Kura Kura Bali.

Mengutip isi dari beleid yang diteken pada 5 April 2023 lalu itu, KEK Kura Kura Bali nantinya akan memiliki kegiatan usaha pada bidang pariwisata dan industri kreatif. Berdiri di area seluas 498 hektare, KEK ini terletak di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Penetapan KEK ini dilakukan dengan pertimbangan untuk percepatan penciptaan lapangan kerja dan pengembangan wilayah Kota Denpasar dalam mendukung pengembangan ekonomi wilayah dan ekonomi nasional.

Wilayah Pulau Serangan sebagai lokasi KEK Kura-Kura Bali dinilai telah memenuhi kriteria dan persyaratan untuk ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Kemudian, melansir dari laman resmi Dewan Nasional KEK Indonesia, KEK Kura-Kura Bali diusulkan oleh PT Bali Turtle Island Development. Di KEK ini nantinya akan dikembangkan Marina Mixed-Use and Integrated Resort, di dalamnya akan terdapat akomodasi (hotel & resort), commercial & mixed used, wellness center, educational & tech park, dan amenities. (213)

Editor: Ngurah Dibia

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button