Ket foto dari kiri ke kanan: Ketua Panitia I Gusti Ngurah Dibia, Direktur RSU Puri Raharja dr Bagus Darmayasa, dan Direktur PT Bhakti Rahayu Putu Ivan Yunatana di sela-sela acara Baksos Kesehatan kolaborasi SMSI Bali dengan RSU Puri Raharja di Lapangan Niti Mandala, Renon Denpasar, Minggu (24/9/2023) pagi. (Sumber: Hms SMSI Bali)
Denpasar | barometerbali – Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Puri Raharja dr. Gede Bagus Darmayasa, MM.M.Repro, menegaskan di usia di atas 40 tahun, kondisi kesehatan akan lebih mudah rentan terganggu di tengah tekanan pekerjaan yang tinggi. Ia juga mengingatkan dan mengimbau, profesi dengan tekanan pekerjaan tinggi seperti wartawan, harus lebih memperhatikan faktor kesehatannya.
“Kadang-kadang lupa menjaga kesehatan. Seperti teman-teman wartawan harus menyelesaikan deadline sampai malam bisa berpengaruh terhadap gangguan organ dalam misalnya, hepatitis, liver, tiba-tiba saja sudah muncul tanda-tanya penyakit, itu yang harus dijaga,” saran dr Bagus kepada para wartawan saat berlangsungnya kegiatan bakti sosial (baksos) diisi dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar, Minggu (24/9/2023) pagi.
Ia mengatakan check up kesehatan sangat penting dilakukan oleh masyarakat untuk memahami metabolisme tubuh dan gangguan yang terjadi.
dr Bagus menyarankan pemeriksaan kesehatan setidaknya dilakukan setahun sekali atau 6 bulan sekali. Sehingga, jika ada gangguan kesehatan dapat ditangani sejak dini.
“Kolesterol salah satu penyebab penyakit serius, karena bisa merembet ke ginjal sehingga akan menimbulkan efek samping yang tidak baik,” kata dr. Bagus, Minggu (24/9/2023).
Baksos kesehatan itu digelar serangkaian acara pelantikan pengurus terpilih Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali periode 2023-2028 yang bakal digelar pada pertengahan Oktober mendatang.
Kegiatan ini dilaksanakan secara marathon dimulai dari Minggu, 17 September 2023 melalui kerja sama SMSI Bali dengan RS Bhakti Rahayu, Denpasar. Selanjutnya, kegiatan kedua digelar pada Minggu, 24 September 2023 dengan menggandeng RSU Puri Raharja.

Pemeriksaan kesehatan gratis bersama RSU Puri Raharja meliputi, pemeriksaan tensi darah, gula darah. Kegiatan itu juga dirangkai dengan Senam Senam Sehat Jiwa Raga yang digelar di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar.
Direktur RSU Puri Raharja dr. Gede Bagus Darmayasa, MM, MRepro, mengatakan, check up kesehatan sangat penting dilakukan oleh masyarakat untuk memahami metabolisme tubuh dan gangguan yang terjadi.
Ia menyarankan, pemeriksaan kesehatan setidaknya dilakukan setahun sekali atau 6 bulan sekali. Sehingga, jika ada gangguan kesehatan dapat ditangani sejak dini.
“Kolesterol salah satu penyebab penyakit serius, karena bisa merembet ke ginjal sehingga akan menimbulkan efek samping yang tidak baik,” kata dr. Bagus, Minggu (24/9/2023).

Dengan pelayanan kesehatan cuma-cuma di tempat publik, akan memberikan kemudahan untuk masyarakat untuk mengakses layanan lebih mudah dan cepat. Menurutnya, masyarakat dengan segala kesibukannya bisa jadi memiliki sedikit waktu untuk memperhatikan kesehatannya.
“Nah, di sini kita fasilitasi check up kesehatan gratis untuk semua masyarakat yang tengah beraktifitas olahraga di lapangan Renon,” kata dr. Bagus.
Di usia di atas 40 tahun, kondisi kesehatan akan lebih mudah rentan terganggu di tengah tekanan pekerjaan yang tinggi. Ia juga mengingatkan dan mengimbau, profesi dengan tekanan pekerjaan tinggi seperti wartawan, harus lebih memperhatikan faktor kesehatannya.
“Kadang-kadang lupa menjaga kesehatan. Seperti teman-teman wartawan harus menyelesaikan deadline sampai malam bisa berpengaruh terhadap gangguan organ dalam misalnya, hepatitis, liver, tiba-tiba saja sudah muncul tanda-tanya penyakit, itu yang harus dijaga,” saran dr Bagus.
Dalam kegiatan itu, RSU Puri Raharja menyiapkan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah. Dalam waktu sekitar 2 jam pelaksanaan, 439 orang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan itu.

Pada pemeriksaan kesehatan ini, keluhan yang umum dirasakan masyarakat adalah tekanan darah tinggi dan kadar gula darah. Beberapa warga usai diperiksa juga ada yang dirujuk untuk pemeriksaan mendalam karena tensi dan gula darah yang melebihi ambang batas normal.
Editor: Nyoman Ady











