Barometer Bali | Badung – Pura Uluwatu atau Uluwatu Temple, merupakan salah satu destinasi wisata yang tak boleh terlewatkan saat berlibur di Bali.
Selain menikmati keindahan alamnya yang eksotis, tempat ini juga dipenuhi nuansa religius yang kuat.
Inilah sebabnya mengapa pura ini dianggap sebagai salah satu dari enam pura terpenting di Bali.
Ketika mengunjungi Pura Uluwatu, harga tiket dapat bervariasi.
Bagi wisatawan lokal dewasa, biayanya adalah Rp20.000, sementara wisatawan asing dikenai biaya Rp30.000.
Untuk anak-anak, tarifnya sebesar Rp10.000 untuk wisatawan lokal dan Rp20.000 untuk wisatawan asing.
Daya Tarik Pura Uluwatu
1. Salah Satu Tempat Wisata yang Disucikan dan Sakral
Berdasarkan catatan sejarah yang telah disampaikan sebelumnya, masyarakat Bali meyakini bahwa Pura ini memiliki dimensi rohaniah yang sangat dalam.
Tempat ini dianggap sebagai tempat pemujaan bagi para pendeta suci, menjadikan pura ini tempat yang dihormati dan disakralkan melalui serangkaian upacara keagamaan.
Ketatnya peraturan kebersihan rohaniah membuat orang-orang yang mengunjungi pura ini disarankan untuk berada dalam keadaan yang suci.
Wanita yang sedang mengalami masa menstruasi dilarang memasuki Pura ini.
Selain itu, setiap pengunjung diwajibkan mengenakan sarung khusus untuk memasuki area Pura.
Umumnya, di sekitar pintu masuk tersedia penyewaan sarung secara gratis.
2. Menyajikan Pemandangan Sangat Eksotis
Kemudian, pesona berikutnya tak lain adalah keindahan panorama yang eksotis dan menggoda mata.
Selain kesakralan dan keagamaannya, pura ini juga menghadirkan sisi romantisnya melalui pemandangan alam yang memukau.
Berlokasi di puncak tebing yang tinggi dan curam, pengunjung dapat menikmati kelembutan angin yang menyegarkan di sekitar pura tersebut.
3. Menikmati Sajian Pemandangan Luasnya Samudra Hindia
Dengan berdiri di kompleks pura ini, kamu akan disuguhkan oleh panorama luas Samudra Hindia yang memukau.
Melihat luasnya lautan dan merasakan gemuruh ombak yang memecah di kaki tebing pasti akan memukau hatimu.
Ketika matahari tenggelam memperindah lukisan alam tersebut, terciptalah kombinasi yang begitu sempurna dan memukau, bukan?
4. Tempat Menyaksikan Sunset Terbaik
Bali memang punya banyak lokasi wisata menakjubkan untuk menikmati matahari terbenam, dan Pura Uluwatu adalah salah satunya.
Dengan posisinya yang menghadap ke barat, keindahan tempat ini semakin bertambah karena pengunjung dengan mudah menyaksikan momen matahari terbenam yang memukau.
Terletak di puncak tebing, Pura Uluwatu menjadikan matahari semakin menawan dengan cahaya senjanya.
Pemandangan luas di sekitar pura memungkinkanmu menikmati panorama matahari terbenam tanpa gangguan apa pun.
Foto-foto yang diambil di sini pasti terlihat lebih memukau dan estetis ketika dibagikan di media sosial!
Tak heran setiap harinya banyak pengunjung yang datang ke sini untuk menanti matahari terbenam.
Keindahan sinar kuning keemasan matahari selalu memikat pecinta fotografi yang ingin mengabadikan momen magis dan eksotis ini.
5. Menyaksikan Penampilan Tari Kecak
Akhirnya, yang begitu terkenal dan telah menjadi ciri khas dari Pura Uluwatu adalah kesempatan untuk menikmati pertunjukan tari Bali yang dikenal sebagai tari kecak.
Setelah puas menjelajahi keindahan Pura ini dan alam sekitarnya, sebaiknya sebelum pulang, Anda merencanakan untuk menyaksikan pertunjukan tari kecak yang menarik yang dibawakan oleh para penari laki-laki.
Biasanya, para wisatawan dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk menonton paket pertunjukan kolosal ini, yang dilakukan di latar belakang Pura dan samudra yang luas.
Mereka duduk begitu dekat dengan para penari, menciptakan suasana sakral yang benar-benar dapat dirasakan.
Jika Anda berminat menyaksikan tarian ini secara langsung, Anda dapat menunggu hingga sore, sekitar pukul 18.00 – 19.00 WITA.
Sebelum menonton, pengunjung akan dikenakan biaya sebesar Rp. 90.000 per orang.
Pertunjukan tari kecak di Pura Uluwatu diadakan setiap hari, kecuali pada hari Nyepi dan Pengerupukan.
Pura Uluwatu terletak di Desa Pecatu, yang merupakan bagian dari Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Untuk mencapai lokasi ini, perjalanan dari bandara perlu ditempuh sekitar 1 jam. (ari)











