Barometerbali.com | Denpasar – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, mengunjungi tempat wisata sejarah bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu libur.
Selain jalan-jalan, kamu juga bisa mengenal lebih dekat kisah perjuangan dan sejarah yang membentuk Indonesia hingga saat ini.
Mulai dari museum, bangunan bersejarah, hingga kawasan yang menjadi saksi perjalanan bangsa, setiap tempat memiliki cerita yang menarik untuk dijelajahi.
Berikut 7 tempat wisata sejarah Indonesia yang bisa kamu kunjungi. Simak di bawah!
1. Candi Borobudur
Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, menjadi salah satu destinasi sejarah paling terkenal di Indonesia.
Candi Buddha terbesar di dunia ini memiliki 504 patung Buddha dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena nilai sejarah serta arsitekturnya yang luar biasa.
Dibangun pada masa pemerintahan Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra, Borobudur memiliki 10 tingkat yang sarat makna filosofis.
Tempat ini selalu menjadi tujuan wisata favorit, baik untuk belajar sejarah maupun menikmati keindahan bangunan kuno.
2. Fort Rotterdam
Fort Rotterdam di Makassar merupakan benteng bersejarah yang awalnya dibangun oleh Kerajaan Gowa-Tallo dengan nama Benteng Ujung Pandang.
Setelah dikuasai Belanda, namanya diubah menjadi Fort Rotterdam dan menjadi salah satu peninggalan kolonial yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.
Tempat ini juga menyimpan kisah perjuangan bangsa karena pernah menjadi lokasi penahanan dan pengasingan Pangeran Diponegoro.
Saat berkunjung, kamu bisa melihat berbagai koleksi sejarah sekaligus mengenal lebih dekat perjalanan Indonesia pada masa penjajahan.
3. Lawang Sewu
Lawang Sewu menjadi salah satu ikon Kota Semarang yang terkenal dengan arsitektur khas kolonial Belanda.
Bangunan yang dulunya merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) ini memiliki banyak pintu, sehingga dikenal dengan nama “Lawang Sewu” atau seribu pintu.
Setelah Indonesia merdeka, gedung ini digunakan sebagai kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI).
Selain menyimpan sejarah panjang, Lawang Sewu juga dikenal dengan berbagai kisah mistis yang membuat banyak wisatawan penasaran untuk menjelajahinya.
4. Taman Sari
Taman Sari di Yogyakarta dulunya merupakan taman rekreasi sekaligus tempat peristirahatan keluarga Keraton Yogyakarta.
Kompleks ini memiliki kolam pemandian, lorong bawah tanah, hingga bangunan yang memadukan unsur budaya Jawa dan Eropa.
Selain menjadi tempat bersantai bagi keluarga kerajaan, Taman Sari juga pernah difungsikan sebagai benteng pertahanan.
Kini, kawasan cagar budaya ini menjadi salah satu destinasi favorit untuk menikmati sejarah sekaligus berburu spot foto yang estetik.
5. Istana Maimun
Istana Maimun merupakan peninggalan Kesultanan Deli yang menjadi ikon Kota Medan, Sumatra Utara.
Dibangun oleh Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah dengan bantuan arsitek asal Italia, bangunan ini menampilkan perpaduan gaya Melayu, Timur Tengah, dan Eropa.
Memiliki sekitar 30 ruangan, Istana Maimun menyuguhkan interior yang megah dan penuh nilai sejarah.
Saat berkunjung, kamu bisa mengenal lebih dekat perjalanan Kesultanan Deli sekaligus melihat koleksi benda-benda bersejarah yang masih tersimpan di dalamnya.
6. Candi Prambanan
Candi Prambanan menjadi kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berada di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Bangunan setinggi sekitar 47 meter ini terkenal dengan relief yang indah serta kisah legenda Roro Jonggrang yang masih melekat hingga sekarang.
Tak hanya menawarkan keindahan arsitektur, Prambanan juga menjadi tempat yang tepat untuk mengenal sejarah dan kebudayaan Hindu di Indonesia.
7. Jam Gadang
Jam Gadang merupakan landmark paling terkenal di Bukittinggi, Sumatra Barat.
Menara setinggi 26 meter yang dibangun sejak 1926 ini memiliki keunikan karena konon didirikan tanpa menggunakan besi penyangga maupun semen.
Selain menikmati suasana kota, kamu juga bisa mempelajari sejarah pembangunan menara yang menggunakan bahan-bahan tradisional seperti kapur, putih telur, dan pasir putih. (ari)











