Barometer Bali | Badung – Gubernur Bali, Wayan Koster hadiri acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Bali digelar di The Trans Resort Bali, Kuta Utara, Badung, pada Senin (11/8/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku mendapat dukungan dari partai Hanura sejak awal kiprahnya di dunia politik.
“Sejak saya berkarier, Hanura selalu mendukung, baik saat pencalonan maupun dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Koster menilai sinergi ini berkontribusi nyata terhadap pencapaian agenda politik di Bali dan sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Sementara itu, Plt Ketua DPD Hanura Bali Akhmad Muqowam mengapresiasi dukungan Koster terhadap kegiatan partai. Ia menilai kehadiran gubernur Bali Wayan Koster memperkuat posisi Hanura di Bali, termasuk dalam implementasi UU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.
“Terima kasih, Pak Gubernur, atas apresiasi dan kekuatan yang diberikan kepada kami,” kata Muqowam yang mengaku bersahabat lama dengan Koster sejak masa mahasiswa.
Selain itu, Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta (OSO) memuji Koster sebagai pemimpin yang “selalu bikin gerakan membingungkan lawan, bukan kawan”. Ia menegaskan visi Hanura adalah “daerah maju makmur, baru Indonesia makmur”, yang menurutnya sejalan dengan arah pembangunan Bali berbasis kearifan lokal dan pelestarian budaya.
Musda IV Hanura yang dilaksanakan serentak di Indonesia sejak Juli lalu, ini juga menjadikan Musda Bali menjadi Musda pertama yang dihadiri oleh OSO. “Bali sangat penting bagi saya, sehingga hadir di sini,” kata OSO
Dalam kesempatan itu, Koster memaparkan visi “Bali 100 Tahun ke Depan” yang menekankan pelestarian budaya dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ia menyebut, Bali menyumbang devisa 46 persen dari total nasional melalui pariwisata, setara Rp107 triliun pada 2023, dengan pertumbuhan ekonomi 5,95 persen di atas rata-rata nasional.
“Hanura selalu bersama saya dalam diskusi untuk memajukan Bali,” ungkap Koster
Meski demikian, Koster menilai perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur Bali masih minim. Ia menekankan perlunya perjuangan bersama, termasuk Hanura, untuk mendorong peningkatan dukungan di sektor transportasi, air bersih, dan pengelolaan sampah.
Musda IV ini menjadi momentum konsolidasi Hanura Bali sekaligus penguatan kolaborasi politik. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan pada malam hari di Four Star by Trans Hotel di Denpasar, dengan pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, evaluasi dan rancangan program kerja, serta pemilihan Ketua DPD Hanura Bali periode 2025–2030.
Untuk diketahui acara Musda ini dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, jajaran KPU Bali dan Bawaslu Bali, perwakilan partai politik, serta ratusan kader Hanura se-Bali. (rian)











