Pengamat Umar Alkhatab Apresiasi Langkah Koster Ucapkan Terima Kasih kepada Wisatawan Asing, Tapi Ingatkan Penegakan Hukum

Screenshot_20260516_152254_ChatGPT
Pengamat kebijakan publik Umar Ibnu Alkhatab menilai positif langkah Gubernur Bali Wayan Koster yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada wisatawan asing pembayar PWA. (barometerbali/ilustrasi/red)

Barometer Bali | Denpasar – Pengamat kebijakan publik Umar Ibnu Alkhatab menilai positif langkah Gubernur Bali Wayan Koster yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada wisatawan asing yang berkunjung ke Bali serta telah berkontribusi melalui pembayaran Pungutan Wisatawan Asing (PWA) atau Foreign Tourist Levy.

Menurut Umar, sikap yang ditunjukkan Koster merupakan bentuk penghargaan seorang pemimpin daerah kepada wisatawan internasional yang ikut berpartisipasi mendukung upaya pelestarian budaya dan lingkungan Bali.

Berita Terkait:  Koster Sampaikan Penghargaan dan Terima Kasih atas Kontribusi Turis Asing pada Program PWA

“Ucapan terima kasih itu merupakan bentuk apresiasi Pak Koster sebagai pemimpin Bali kepada wisatawan asing yang telah memberikan dukungan nyata terhadap keberlangsungan budaya dan lingkungan Bali,” ujar Umar Ibnu Alkhatab.

Meski demikian, Umar mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak diikuti perlakuan yang bersifat istimewa terhadap wisatawan asing. Menurutnya, penegakan hukum (law enforcement) harus tetap berjalan tanpa pandang bulu bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran di wilayah Bali.

Berita Terkait:  Menuju Bali yang Lebih Inklusif: Implementasi Perda Disabilitas Diperkuat lewat Penyusunan Ranpergub

Law enforcement harus tetap ditegakkan. Jangan sampai ada perlakuan khusus. Siapa pun yang melanggar aturan di Bali, termasuk wisatawan asing, harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas mantan Kepala Ombudsman Bali ini.

Umar juga meyakini Gubernur Koster akan tetap konsisten dengan sikap tegas yang selama ini ditunjukkan terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan warga negara asing di Bali.

Selain aspek penegakan aturan, Umar menyoroti pentingnya pengelolaan dana PWA agar benar-benar menyentuh sektor strategis. Menurutnya, dana yang dihimpun dari wisatawan asing harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat budaya Bali sebagai fondasi utama sektor pariwisata.

Berita Terkait:  Menteri LH Apresiasi Kerja Gubernur Koster Pilah Sampah Capai Hampir 70 Persen

“Foreign Tourist Levy itu harus benar-benar dipakai untuk memajukan kebudayaan Bali. Karena budaya adalah urat nadi pariwisata Bali. Jika budaya Bali kuat dan terjaga, pariwisata Bali juga akan tetap berkelanjutan,” pungkas Umar. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI