Barometer Bali | Denpasar – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang melibatkan kader PKK se-Kecamatan Denpasar Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Jumat (22/5).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan, pelibatan kader PKK dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di lingkungan rumah tangga.
Adapun tujuan kegiatan ini yakni meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah, memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani risiko bencana kebakaran, serta membentuk lingkungan yang tangguh terhadap bencana kebakaran.
Menurut Tirana, kebakaran dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai langkah pencegahan maupun penanganan awal saat terjadi kebakaran.
“Kegiatan ini menjadi upaya penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran. Pengetahuan dasar mengenai pencegahan dan penanganan awal kebakaran sangat penting dimiliki masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK sebagai penggerak keluarga dan lingkungan,” ujar Tirana.
Lebih lanjut dijelaskan, peran ibu-ibu PKK sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada keluarga, mulai dari penggunaan listrik yang aman, penggunaan kompor dan gas yang benar, hingga langkah penyelamatan saat terjadi keadaan darurat.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan tindakan penanggulangan kebakaran secara cepat, tepat, dan aman. Dengan demikian, para kader PKK dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga budaya sadar bahaya kebakaran semakin tumbuh di tengah masyarakat.
“Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap risiko kebakaran,” ujar Tirana.
Tirana menambahkan, kegiatan sosialisasi dan edukasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Kota Denpasar Tahun 2026.
“Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri atas kader PKK desa dan kelurahan di Kecamatan Denpasar Timur. Materi yang diberikan meliputi teori dasar pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran, serta praktik dan simulasi tindakan darurat kebakaran,” ujar Tirana. (Pur/Rah)










