Pelabuhan Kusamba Masuk Prioritas Kemenhub, Bupati Satria: Kunci Tekan Inflasi Nusa Penida

IMG-20260710-WA0023_E7Fhosbs2A
Foto: Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (9/7). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Rencana pembangunan Pelabuhan Kusamba di Kabupaten Klungkung mendapat angin segar setelah resmi masuk dalam program prioritas Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kepastian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (9/7).

Pertemuan strategis tersebut membahas percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di Bali sebagai upaya meningkatkan konektivitas antardaerah, termasuk pengembangan Pelabuhan Kusamba yang dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas barang dan masyarakat menuju Kepulauan Nusa Penida.

Berita Terkait:  Akselerasi Badung Berdaulat Pangan dan Berdikari, TP PKK dan Kesbangpol Badung Studi Komparasi ke Blitar dan Surabaya

Dalam kesempatan itu, Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Kusamba merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Menurutnya, keberadaan pelabuhan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan jalur tol laut untuk mengurai kepadatan transportasi di Bali, tetapi juga menjadi solusi dalam mempercepat distribusi logistik ke wilayah Nusa Penida.

Bupati Satria menjelaskan, tingginya biaya distribusi selama ini menjadi salah satu faktor penyebab inflasi di Nusa Penida. Dengan hadirnya Pelabuhan Kusamba, proses pengiriman bahan pokok maupun material pembangunan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan berbiaya lebih rendah.

Berita Terkait:  Hadiri Penilaian Lapangan Lomba Bali Swacitta Nugraha 2026, Bupati Satria Apresiasi Inovasi Pelestarian Terumbu Karang di Desa Ped Nusa Penida

“Saat ini tingkat inflasi di Nusa Penida cukup tinggi akibat biaya logistik. Jika Pelabuhan Kusamba terwujud, pendistribusian bahan pokok dan material ke Nusa Penida akan jauh lebih lancar, sehingga harga-harga di sana bisa ditekan dan setara dengan Klungkung daratan. Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Bapak Gubernur Wayan Koster,” ujar Bupati Satria.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Pelabuhan Kusamba. Bahkan, rencana tersebut langsung dimasukkan ke dalam daftar program prioritas Kementerian Perhubungan karena dinilai memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait:  Jelang Lomba Senam dan Paduan Suara, Bupati Satria Beri Motivasi Kontingen Klungkung

“Ini menyangkut hajat hidup dan harga kebutuhan pokok masyarakat di Nusa Penida, jadi kami jadikan prioritas. Saya minta seluruh proses administrasi segera dipersiapkan agar Pemkab Klungkung bisa langsung berkoordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal terkait di Kementerian Perhubungan,” tegas Menteri Dudy.

Masuknya Pelabuhan Kusamba dalam program prioritas Kemenhub diharapkan menjadi langkah awal percepatan realisasi pembangunan. Selain memperkuat konektivitas wilayah Bali daratan dengan Kepulauan Nusa Penida, proyek ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar arus logistik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui stabilitas harga kebutuhan pokok. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI