Barometer Bali | Klungkung – Pasca suksesnya penyelenggaraan Lokasabha ke-III Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korda Kabupaten Klungkung pada 19 Juli 2026 lalu, jajaran pengurus baru masa bakti 2026–2031 secara resmi menggelar audiensi dengan Bupati Klungkung, I Made Satria. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Klungkung, Minggu (2/8).
Dalam audiensi tersebut, Ketua PSN Korda Kabupaten Klungkung, Pinandita I Wayan Sumanaya, memaparkan sejumlah agenda penting kepada kepala daerah. Di antaranya adalah laporan menyeluruh mengenai pelaksanaan dan hasil Lokasabha ke-III yang berjalan sesuai mekanisme organisasi, serta memperkenalkan secara langsung susunan pengurus baru periode 2026–2031.
Selain itu, Pinandita I Wayan Sumanaya juga menyampaikan visi, misi, serta program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan. Ia berharap adanya arahan, dukungan, serta ruang kolaborasi yang lebih erat bersama Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam upaya memperkuat pembinaan dan pemberdayaan para Pinandita, serta menjaga kelestarian nilai-nilai agama Hindu, adat, seni, budaya, dan kearifan lokal di Bumi Serombotan.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga rohani atau Pinandita sangat penting demi menciptakan keharmonisan masyarakat serta penguatan karakter kebudayaan di Klungkung. PSN Klungkung siap membantu pemerintah daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasi,” ujar Pinandita I Wayan Sumanaya.
Pada kesempatan yang sama, Pinandita I Wayan Sumanaya turut menyampaikan aspirasi terkait fasilitas organisasi. Mengingat PSN Korda Klungkung yang telah berdiri selama 10 tahun hingga kini belum memiliki kantor, pihaknya memohon penggunaan aset bangunan milik Pemkab Klungkung untuk dijadikan sekretariat, sekaligus dukungan alokasi belanja langsung guna menunjang operasional organisasi.
Menanggapi permohonan tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PSN Korda Klungkung. Terkait permohonan sekretariat dan dukungan operasional, Bupati menyatakan akan mengusahakannya di tengah kondisi keterbatasan atau kesulitan fiskal yang sedang dialami oleh Pemkab Klungkung.
Bupati I Made Satria menegaskan, pihaknya akan segera menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan koordinasi dan kajian mendalam terhadap dua permintaan tersebut agar dapat bersinergi secara optimal dengan program pemerintah daerah.
Lebih lanjut, Bupati Klungkung juga berpesan agar PSN dapat menjadi wadah pembinaan yang efektif bagi generasi muda. Menurutnya, peran para rohaniawan sangat krusial dalam membimbing generasi penerus agar tetap berada di jalur yang benar dan tidak menyimpang dari norma agama serta budaya.
“Generasi muda harus kita bina dengan baik agar tidak melenceng. Kalau generasi muda kita tidak benar, mau dibawa ke mana Kabupaten Klungkung ini?” tegas Bupati I Made Satria.
Audiensi ini turut dihadiri oleh sejumlah jajaran Pinandita, pengurus, serta anggota PSN Korda Kabupaten Klungkung dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. (rah)











