Bupati Adi Arnawa Buka Rip Curl Cup Ke-23, Dorong Sport Tourism Badung

Rip Curl Cup (3)_jiB607V42s
Foto: Bupati Wayan Adi Arnawa membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Badung – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara resmi membuka kompetisi selancar internasional Rip Curl Cup Padang Padang Ke-23 di Pantai Padang Padang (Labuan Sait), Desa Pecatu, Kuta Selatan, Sabtu (1/8). Pembukaan ajang tahunan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Badung.

Acara dihadiri Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Camat Kuta Selatan Kadek Laksana, Perbekel Pecatu I Made Karyana Yadnya, Pengelola Kawasan Labuan Sait Made Wijana, perwakilan Padang Padang Boardriders, serta manajemen Rip Curl. Kompetisi yang mempertemukan 12 peselancar top Indonesia dan 12 peselancar dunia ini berlangsung 1–31 Agustus 2026.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Rip Curl dalam menggelar kejuaraan dunia ini. “Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, melainkan sekaligus sebagai sarana promosi sport tourism yang sangat efektif bagi Kabupaten Badung dan Bali secara umum.” ungkap Bupati Badung.

Berita Terkait:  Bunda PAUD Badung Jadi Narasumber di Focus Group Discussion, Rencanakan Pembangunan TPA di Puspem Badung

Sebagai bentuk komitmen pemerintah mengatasi kemacetan dan mendukung Event Internasional, Pemkab Badung kini tengah membangun akses jalan baru sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter dari Labuan Sait menuju Jimbaran.

“Ini bentuk komitmen saya selaku Bupati dalam mengatasi kemacetan di seputaran Labuan Sait, saat ini kami sedang membangun jalan dari Labuan Sait menuju Jimbaran sepanjang 10 kilometer dengan lebar 24 meter. Mudah-mudahan pada kejuaraan ke-24 tahun depan, aksesnya akan jauh lebih tertib, nyaman, dan aman,” ujar Adi Arnawa.

Berita Terkait:  Peringati Hari Anak Nasional, Bunda PAUD Badung Tekankan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

Guna menjaga kelestarian lingkungan, Bupati juga mengimbau semua pihak menjaga kebersihan pantai. “Mari kita jaga Bali ini dari sampah plastik,” tegasnya. Beliau optimistis momen high season dan event global ini mampu menggenjot kunjungan wisatawan hingga akhir tahun.

Sementara itu, General Manager Rip Curl, James Hendy, berterima kasih kepada Pemkab Badung, tokoh masyarakat, dan Padang Padang Boardriders. Ia menjelaskan, ajang ini bertujuan memberikan panggung bagi peselancar lokal untuk bersaing di level internasional.

Berita Terkait:  Wabup Badung Hadiri Puncak HUT Ke-43 ST Sila Widya Dharma Pekandelan, Sading

“Alasan kami memulai event ini adalah untuk menonjolkan talenta selancar lokal Indonesia. Banyak peselancar terbaik dunia sebenarnya tinggal di sini, tetapi dulunya bakat mereka tidak terlihat oleh dunia luar. Melalui ajang ini, kami menghadirkan peselancar internasional untuk membantu mengangkat profil peselancar Indonesia ke panggung global,” ungkap James Hendy.

Hendy menambahkan, sejarah mencatat jumlah peselancar Indonesia yang menjuarai Rip Curl Cup justru lebih banyak dibandingkan peselancar internasional, membuktikan kualitas luar biasa atlet lokal.

Jadwal tanding menggunakan sistem ” It’s On When It’s On” yang hanya dimulai saat kondisi ombak mencapai kualitas terbaik. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI