Sibuk Berlatih Demi Prestasi, Petarung Muda Buleleng Terlewat Daftar Kuliah di Undiksha

Screenshot_20260810_000003_InCollage - Collage Maker
Ni Kadek Mirah Pratiwi, Alumni SMA Negeri 4 Singaraja itu terlewat mendaftar penerimaan mahasiswa baru di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja karena sibuk berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan kickboxing. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Buleleng – Di saat teman-teman seusianya mulai mempersiapkan kehidupan sebagai mahasiswa, Ni Kadek Mirah Pratiwi justru harus memendam kecewa. Alumni SMA Negeri 4 Singaraja itu terlewat mendaftar penerimaan mahasiswa baru di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja.

Bukan karena kehilangan keinginan untuk kuliah. Kesibukannya berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan kickboxing membuat Mirah luput memperhatikan jadwal pendaftaran.

Kini, atlet muda asal Buleleng yang telah mengoleksi sejumlah prestasi di cabang karate, wushu sanda, hingga kickboxing tersebut hanya bisa berharap masih ada kesempatan baginya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus yang dicita-citakannya.

Mirah tidak mencari alasan atas kejadian itu. Ia mengakui sepenuhnya bahwa keterlambatan tersebut merupakan kelalaiannya.

“Saya lupa melakukan pendaftaran penerimaan mahasiswa baru karena sangat sibuk latihan dan menyiapkan fisik untuk pertandingan kickboxing. Saya menyadari ini kelalaian saya pribadi,” ungkap Mirah.

Sejak Kecil Bergelut dengan Bela Diri

Berita Terkait:  Bali Perkuat Posisi sebagai Hub Bisnis Hindu Global, GHBC 2026 Hadirkan Delegasi dari 10 Negara

Di balik harapannya mendapatkan kesempatan kuliah, Mirah memiliki perjalanan panjang sebagai atlet muda.

Kecintaannya terhadap olahraga bela diri sudah tumbuh sejak duduk di kelas V sekolah dasar dengan menekuni pencak silat. Tahun 2023, ia kemudian beralih ke karate dan aktif mengikuti berbagai kejuaraan, mulai tingkat daerah hingga nasional.

Kerja keras tersebut membuahkan sejumlah prestasi. Mirah pernah meraih medali perak pada event internasional Kapolri di Yogyakarta untuk cabang karate. Ia juga menjadi juara I Singaraja Karate Club (SKC) dalam seleksi atlet Porjar.

Prestasinya berlanjut dengan medali perak Porjar Provinsi Bali 2025 pada cabang wushu sanda serta medali perunggu Porprov Bali dari cabang kickboxing.

Sejak 2024, Mirah semakin serius mendalami kickboxing. Latihan demi latihan dijalaninya dengan harapan mampu membawa prestasi sekaligus membanggakan daerahnya.

Namun, di tengah keseriusan mengejar prestasi itulah, satu hal penting justru terlewat: pendaftaran kuliah.

Berita Terkait:  Ketua Umum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa Bali, Perkuat Sinergi Penyelesaian Persoalan Desa

Berharap Masih Ada Pintu Kesempatan

Mirah kini berharap perjalanan dan prestasinya sebagai atlet dapat menjadi salah satu pertimbangan agar dirinya memperoleh kesempatan mendaftar di Undiksha.

Ia bahkan menyampaikan harapannya kepada Bupati Buleleng, Gubernur Bali hingga Ketua DPRD agar dapat membantu memfasilitasi dan mencarikan jalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Harapan saya kepada Bapak Bupati Buleleng, Bapak Gubernur Bali, serta Bapak Ketua DPRD dapat membantu memfasilitasi saya agar memperoleh kesempatan mendaftar di kampus Undiksha Singaraja,” tuturnya.

Bagi Mirah, kesempatan tersebut bukan sekadar untuk mendapatkan bangku kuliah. Pendidikan menjadi bagian penting dari jalan panjang yang ingin ditempuhnya untuk meraih masa depan.

Simpan Cita-cita Menjadi Polwan Brimob

Di balik kegigihannya sebagai atlet, Mirah menyimpan cita-cita lain sejak kecil: menjadi anggota Polwan Brimob dan mengabdikan diri kepada masyarakat.

Saat ini, ia menyadari masih menghadapi tantangan terkait persyaratan fisik, termasuk tinggi badannya yang sekitar 158 sentimeter. Namun, Mirah belum ingin menyerah. Ia berharap prestasinya sebagai atlet bela diri dapat menjadi nilai tambah apabila kelak mengikuti proses seleksi penerimaan Polri.

Berita Terkait:  Masuk Daftar 100 Alumni ITB Kebanggaan, Wayan Koster Raih Pengakuan Nasional

“Harapan saya kepada Bapak Kapolri, mohon dapat mempertimbangkan rekam jejak prestasi saya di cabang olahraga. Saya ingin mengabdi kepada bangsa serta melayani masyarakat dengan tulus melalui institusi kepolisian,” katanya.

Kini, Mirah hanya berharap satu kelalaian tidak menutup perjalanan panjang yang telah diperjuangkannya sejak kecil.

Ia telah berusaha mengejar medali melalui latihan dan pertandingan. Untuk urusan pendidikan, atlet muda Buleleng itu berharap masih ada pintu yang bisa diketuk—tentunya tanpa mengabaikan aturan dan mekanisme penerimaan mahasiswa yang berlaku.

Kesempatan itulah yang kini sangat dinantikan Mirah untuk melanjutkan pendidikan sembari tetap berjuang membawa prestasi di arena olahraga. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI