Pemkab Tabanan Salurkan Dana BOSP Kinerja Rp 965 Juta untuk 40 Sekolah Berprestasi

InCollage_20260812_114246153_XK8ZD3H66j
Foto: Dok. Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M. (barometerbali/Ilustrasi)

Barometer Bali | Singasana – Pemerintah Kabupaten Tabanan menyalurkan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja senilai Rp 965 juta bagi 40 satuan pendidikan berprestasi pada Tahun Anggaran 2026.

Penyaluran dana tersebut dialokasikan untuk 5 PAUD/TK, 29 Sekolah Dasar (SD), 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 2 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang memenuhi kriteria kinerja unggul di Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. mengatakan alokasi anggaran BOSP Kinerja ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas capaian mutu dan prestasi sekolah.

“BOSP Kinerja TA 2026 ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul dan berkeadilan. Kami berharap alokasi anggaran Rp 965 juta ini dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk penguatan literasi, numerasi, dan digitalisasi sekolah,” ujar Bupati Sanjaya, Selasa (11/8).

Berita Terkait:  Eksekutif-Legislatif Jembrana Kompak, Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Disepakati

Bupati Sanjaya menjelaskan penyaluran insentif ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP. Penerima bantuan ditentukan secara objektif oleh kementerian berdasarkan evaluasi data Rapor Pendidikan dan capaian prestasi ajang talenta.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, rincian alokasi BOSP Kinerja TA 2026 meliputi: PAUD/TK: 5 lembaga dengan bantuan Rp 16.500.000 per-sekolah (total Rp 82.500.000). SD: 29 sekolah dengan bantuan Rp 22.500.000 per-sekolah (total Rp 652.500.000).

Berita Terkait:  Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ikuti Persembahyangan Pujawali di Pura Praja Natha

SMP: 4 sekolah dengan bantuan Rp 35.000.000 per-sekolah (total Rp 140.000.000) dan PKBM: 2 lembaga dengan bantuan Rp 45.000.000 per-lembaga (Total Rp 90.000.000).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama menyatakan, pihaknya akan mengawal ketat penggunaan anggaran agar sesuai dengan peruntukan program prioritas kementerian.

“Dinas Pendidikan akan melakukan pengawasan dan pendampingan ketat agar pemanfaatan dana BOSP Kinerja fokus pada program prioritas, seperti Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan Literasi dan Numerasi, serta akselerasi digitalisasi pembelajaran,” katanya.

Berita Terkait:  Jawab Pandangan Umum Fraksi DPRD, Pemprov Bali Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Darma Utama menambahkan, alokasi BOSP Kinerja 2026 juga diarahkan untuk pengadaan bahan ajar digital, penyediaan e-book modern berfokus pada sains, koding, dan kecerdasan artifisial (AI), serta pengembangan sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System / LMS) di satuan pendidikan.

Guna mendorong peningkatan mutu sekolah lainnya, Disdik Tabanan telah menerbitkan checklist 10 indikator pemetaan sebagai acuan evaluasi bagi sekolah calon penerima BOSP kinerja periode berikutnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI